Penulis Utama : Rismono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Peran dan fungsi musyawarah guru mata pelajaran dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matematika sekolah menengah atas di kota Tegal
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Pendidikan Matematika, Program Pasca - 2006
Kolasi : xiii, 161 hal.: ilus.; tab.; lamp.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 8504006-2006
Subyek : MATEMATIKA-STUDI DAN PENGAJARAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Rismono, S. 8504006, 2005. PERAN DAN FUNGSI MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA TEGAL. Tesis : Program Pascasarjana Pendidikan Matematika Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tesis ini berusaha menggali peran dan fungsi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matematika Sekolah Menengah Atas di Kota Tegal. Hal ini dilatarbelakangi bahwa Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai organisasi guru mata pelajaran sejenis merupakan organisasi profesi yang memiliki potensi dan daya dukung dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru yang berujung kepada peningkatan kualitas pendidikan. Permasalahan dalam tesis ini adalah (1) bagaimana peran MGMP dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matematika, (2) bagaimana fungsi MGMP dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matematika dan (3) sejauhmana peningkatan kompetensi profesional guru matematika melalui peran dan fungsi MGMP. Sesuai dengan judul tesis, maka penelitian dilakukan terhadap Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA Kota Tegal dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang melibatkan 4 (empat) orang nara sumber berasal dari pengurus MKKS SMA Kota Tegal, pengurus MGMP Matematika SMA Kota Tegal, Kepala SMA Negeri 4 Tegal dan Guru SMA Negeri 4 Tegal. Hasil studi terhadap peran dan fungsi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matematika Sekolah Menengah Atas di Kota Tegal merupakan gambaran tentang kondisi organisasi MGMP Matematika SMA Kota Tegal yang mandiri, tidak mempunyai struktur organisasi hierarkis, birokratik dan saling bergantungan, tetapi merupakan wadah berkumpulnya guru mata pelajaran sejenis. Kendati demikian MGMP mempuyai tugas dan tanggung jawab dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, seperti tersebut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 tahun 1992 tentang tenaga kependidikan Bab XIII, pasal 61 ayat (1) yang menyatakan bahwa tenaga kependidikan dapat membentuk ikatan profesi sebagai wadah untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan profesional, martabat dan kesejahteraan tenaga kependidikan demi tercapainya tujuan pendidikan secara optimal. Dalam penyelenggaraan MGMP menurut Program Pendidikan Menengah Umum tahun 2003 pada Revitalisasi MGMP diharapkan peran dari MGMP berupa (1) melaksanakan pengembangan wawasan, pengetahuan dan kompetensi sehingga memiliki dedikasi tinggi, (2) melakukan refleksi diri ke arah pembentukan profil guru yang profesional dan fungsi MGMP dalam konteks manajemen sekolah berupa (1) sebagai wahana komunikasi profesional para guru mata pelajaran sejenis, (2) memfasilitasi pengembangan profesionalisme guru, (3) sarana pengembangan inisiatif dan inovasi dalam rangka peningkatan mutu, (4) pembelajaran melalui berbagai cara seperti diskusi, seminar, loka karya dan sebagainya, (5) mengembangkan strategi pembelajaran dengan berbagai model pembelajaran yang efektif, (6) mengembangkan akreditasi guru. Hasil penelitian di lapangan mengenai peran dan fungsi MGMP dalam upaya meningkatkan kompetensi profesional guru matamatika SMA di Kota Tegal belum optimal dilakukan, peran MGMP baru sebagai kepanjangan tangan dari MKKS SMA dalam menyampaikan informasi dan kebijakan pendidikan kepada guru, sebagai jembatan dalam memahami format-format pembelajaran bagi guru, sebagai tempat sharing pengalaman antar guru sedangkan fungsi MGMP hanya merupakan tempat yang strategis untuk menyebarkan hasil penataran/pelatihan, workshop, lokakarya dan semacamnya, merupakan tempat dalam kegiatan menyusun perangkat mengajar, merupakan sarana pengembangan penggunaan multimedia pembelajaran. Peningkatan kompetensi profesional guru melalui peran dan fungsi MGMP baru pada peningkatan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, mendapatkan pengetahuan baru dari adanya sharing pengalaman antar guru dalam kegiatan belajar mengajar serta mendapatkan pengetahuan tentang penggunaan multi media dalam pembelajaran. Berdasarkan uraian tersebut di atas, dapat disarankan hal-hal sebagai berikut ; perlu diupayakan kelengkapan sarana dan pendanaan bagi kegiatan MGMP, upaya pembinaan dan monitoring pelaksanaan kegiatan MGMP secara berkala.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Suyono, M.Si.
2. Drs. Budi Usodo, M.Pd.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana