Penulis Utama : Fitri Nurjanah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada BKK Polokarto Kabupaten Sukoharjo
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F1202027-2004
Subyek : ANALISA LAPORAN KEUANGAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Kinerja keuangan  BKK merupakan hal penting bagi suatu BKK, mengingat fungsi BKK dalam masyarakat sebagai penyedia modal, yang harus menjaga kesehatannya. Dengan demikian BKK dapat mempertahankan kepercayaan masyarakat baik untuk menyimpan uang maupun untuk meminjam uang dalam bentuk kredit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menguji dan membuktikan secara empiris kinerja keuangan BKK Polokarto Kabupaten Sukoharjo ditinjau dari faktor likuiditas, permodalan, dan faktor rentabilitas. Untuk  penilaian terhadap kinerja keuangan dapat dilakukan dengan analisis laporan keuangan BKK Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Data yang dipergunakan sebagai bahan analisis adalah data-data keuangan selama tiga tahun terakhir, yaitu neraca dan laporan rugi/laba.

            Peneliti mengajukan hipotesis yaitu diduga tingkat kinerja keuangan BKK Polokarto Kabupaten Sukoharjo dapat dikatakan sehat. Alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Cash ratio, CAR, LDR, ROA, dan BOPO. Alat analisis tersebut untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam membayar kembali kewajibannya.

            Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh bahwa kinerja keuangan BKK Polokarto Kabupaten Sukoharjo ditinjau dari likuiditas dapat dikatakan sehat. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Cash ratio dan rasio LDR yang dicapai lebih tinggi dari batas minimal likuiditas yang harus dimiliki bank untuk Cash ratio yaitu sebesar 4,05 % sedangkan untuk rasio LDR yaitu sebesar 94,75 %. Demikian juga dengan alat analisis lainnya. Kinerja keuangan dilihat dari posisi CAR yang dicapai berada diatas batas minimal tingkat kesehatan bank yaitu 8 %. Ditinjau dari efisiensi (BOPO) menunjukkan bahwa kinerja yang dicapai sudah efisien , karena ratio BOPO lebih rendah dari batas maksimal 93,52 % dan ROA  juga menunjukkan kinerja keuangan yang sehat karena nilai yang dicapai lebih besar dari batas minimal yang ditetapkan yaitu 1,215 %.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Bambang Saroso, Dipl
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis