Penulis Utama : Bangun Yulianto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Pengaruh persepsi karyawan mengenai komponen-komponen akreditasi institusi pelatihan terhadap motivasi kerja
Edisi :
Imprint : Surakarta - Program Studi Magister Manajemen, Program Pascasar - 2006
Kolasi : xi, 56 hal.: ilus.; tab.; lamp.; 30 cm
Sumber : UNS-Program Pascasarjana NIM. S 4104026-2006
Subyek : PERSEPSI KARYAWAN
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Bangun Yulianto, NIM. S. 4104026, 2006. Pengaruh Persepsi Karyawan Mengenai Komponen-Komponen Akreditasi Institusi Pelatihan Terhadap Motivasi Kerja (Studi Kasus Pada Bapelkes Yogyakarta). Tesis : Program Magister Manajemen Universitas Sebelas Maret Surakarta. Akreditasi institusi pelatihan merupakan acuan bagi penyelenggara pelatihan sebagai upaya untuk menjaga mutu pelatihan. Pada prinsipnya semua institusi pelatihan baik pemerintah maupun swasta, yang menyelenggarakan pelatihan di bidang kesehatan harus di akreditasi. Dalam penyelenggaraannya dibutuhkan penataan yang lebih jelas, agar setiap pelaksanaan pelatihan selalu berpegang teguh pada prinsip yang berorientasi pada pemenuhan konsumen (learner oriented) serta standar yang ditetapkan. Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) Yogyakarta merupakan institusi pemerintah, salah satu tugasnya adalah sebagai penyelenggara pendidikan dan pelatihan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh persepsi karyawan mengenai komponen-komponen akreditasi institusi pelatihan administrasi dan manajemen, pelayanan pelatihan dan pelayanan penunjang pelatihan terhadap motivasi kerja. Responden adalah seluruh karyawan, dari penyebaran kuisioner tersebut kemudian dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis hasil uji regresi berganda untuk hipotesis menunjukkan bahwa koefisien regresi variabel komponen akreditasi institusi pelatihan administrasi dan manajemen (X1) bernilai positif sebesar 0,241, koefisien regresi variabel komponen akreditasi institusi pelatihan pelayanan pelatihan (X2) bernilai positif sebesar 0,295, koefisien regresi variabel komponen akreditasi institusi pelatihan pelayanan penunjang pelatihan (X3) bernilai positif sebesar 0,651, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel komponen pelayanan penunjang pelatihan mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap variabel motivasi kerja, apabila institusi pelatihan sudah terakreditasi maka implikasinya motivasi kerja akan meningkat. Hasil uji-F di dapatkan bahwa F hitung adalah 100.429 dengan tingkat signifikansi 0,000 dan 0,000 < 0,05 berarti bisa dikatakan variabel independen yang meliputi komponen-komponen akreditasi institusi pelatihan Administrasi dan Manajemen, Pelayanan Pelatihan dan Pelayanan Penunjang Pelatihan berpengaruh secara nyata terhadap variabel dependen yaitu motivasi kerja karyawan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Yogyakarta.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. DR. Bambang Sutopo, M.Com., Akt.
2. Dra. Asri Laksmi Riani, MS.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana