Penulis Utama : Mei Istyawan
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Aspek kepemimpinan dalam serat Wulang Raja Putra
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra - 2006
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0100035
Subyek : SERAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) bagaimanakah unsur-unsur struktur dalam Serat Wulang Raja Putra yang meliputi lapis bunyi, lapis arti, dan lapis norma yang berupa objek-objek yang dikemukakan, latar dan pelaku, lapis dunia dan lapis metafisis yang merupakan bentuk tembang macapat? (2) ajaran-ajaran apa sajakah yang terdapat dalam Serat Wulang Raja Putra?, (3) Bagaimanakah aspek kepemimpinan yang terkandung dalam Serat Wulang Raja Putra dan relevansinya pada masa sekarang?.

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan struktur naskah Serat Wulang Raja Putra yang meliputi lapis bunyi, lapis arti, dan lapis norma yang berupa objek-objek yang dikemukakan, latar dan pelaku, lapis dunia dan lapis metafisis, (2) menemukan ajaran-ajaran yang ada di dalam SWRP, (3) mengungkapkan aspek kepemimpinan yang termuat dalam SWRP dan relevansinya pada masa sekarang.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian sastra dengan bentuk deskriptif kualitatif, sumber data yang digunakan adalah naskah Serat Wulang Raja Putra karya Paku Buwana IX yang berbentuk tembang macapat (puisi), dimana secara filologis pernah dikerjakan dalam bentuk skripsi oleh Muhammad Amir Dwi Purnana pada tahun 1998 dengan Judul Serat Wulang Raja Putra sebuah Tinjauan Filologis. Data yang digunakan dibagi menjadi dua yaitu primer, diperoleh dari aspek-aspek struktural serta aspek-aspek moral dan etika yang ada dalam naskah Serat Wulang Raja Putra, sedang data sekunder diperoleh dari buku-buku referensi, majalah, dan artikel yang terkait dengan tujuan penelitian ini serta wawancara tak struktur.

Dari analisis ini dapat disimpulkan beberapa hal : (1) naskah Serat Wulang Raja Putra disusun dengan memadukan banyak sarana sastra. Pada lapis bunyi digunakan sarana aliterasi, asonansi, guru wilangan dan guru lagu.Lapis arti memanfaatkan padan kata, tembung garba, tembung wancahan, pemindahan letak atau susunan kata, pepindhan, citra dengaran / pendengaran, citra lihat atau penglihatan, gejala kial allegori, candrasengkala, kata ganti petunjuk. Lapis objek, latar, waktu. Lapis dunia didapatkan harapan PB IX kepada putranya agar kelak dapat menggatikannya menjadi lebih baik. Lapis metafisis memunculkan berbagai ajaran agar dapat digunakan oleh pembacanya. (2) ajaran moral dan etika yang dapat diperoleh dari naskah SWRP adalah ajaran kepemimpinan yang terdiri dari beberapa aspek yaitu: ajaran untuk bertanggung jawab, sikap tidak membeda-bedakan atau bertindak adil, ajaran untuk taat beragama, budi luhur seorang pemimpin, ajaran untuk tidak sombong, pandai dan tahu akan tata negara dan hukum, tidak menyia-nyiakan waktu, ajaran untuk berprihatin, ajaran untuk berdoa dan bersyukur

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya jalinan berbagai unsur pembangun yang telah membentuk sebuah karya yang memiliki nilai lebih secara struktural. Berbagai unsur pembangun yang ada tetap mampu ditata dengan rapi sehingga pembacaan yang hati-hati Serat Wulang Raja Putra bisa diurai struktur fisiknya. Ajaran-ajaran moral yang terkandung di dalamnya memberikan pencerahan kepada para pembaca yang sampai saat ini masih dapat diterapkan pada masyarakat umum terutama kepada para pemimpin-pemimpin baik golongan, organisasi bahkan pemimpin sebuah negara.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Sundari, M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa