Penulis Utama : Murdaningrum Widhiastuti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Pengaruh persilangan intergenerik dan umur mekar bunga terhadap kemampuan silang anggrek doritis pulcherrima var. champornensis dengan phalaenopsis sp.
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2006
Kolasi : xii, 28 hal.: ilus., lamp.
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H0102036
Subyek : DORITIS PULCHERRIMA VAR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Anggrek merupakan tanaman hias yang sangat populer. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih unggul. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui persilangan intergenerik, menyilangkan spesies anggrek dari genus yang berbeda.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persilangan intergenerik dan umur mekar bunga terhadap kemampuan silang anggrek Doritis pulcherrima var. Champornensis dengan Phalaenopsis sp.. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Anggrek “Green Leaves Orchids” Salatiga dan Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta, pada bulan September 2005 sampai Februari 2006.

Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah persilangan dua genus anggrek terdiri dari tiga taraf yaitu Doritis pulcherrima var. Champornensis dengan Phalaenopsis Pinlong Cinderella, Doritis pulcherrima var. Champornensis dengan Phalaenopsis Taesuko Kaaladia, Doritis pulcherrima var. Champornensis dengan Phalaenopsis Sogo Sweet. Faktor kedua adalah waktu persilangan terdiri dari tiga taraf yaitu 3 hari setelah bunga mekar, 6 hari setelah bunga mekar dan 9 hari setelah bunga mekar sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang 6 kali.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa persilangan Doritis pulcherrima var. Champornensis dan Phalaenopsis sp. dapat dilakukan sampai waktu 9 hari setelah bunga mekar. Tidak terdapat peningkatan terhadap persentase keberhasilan persilangan, saat terbentuk buah, dan persentase buah siap panen dan persentase buah rontok yang disebabkan karena perlakuan kombinasi persilangan pada berbagai umur mekar bunga. Persilangan Doritis pulcherrima var. Champornensis dan Phalaenopsis Pinlong Cinderella memberikan daya tahan hidup buah terlama yaitu 37,25 hari setelah terbentuk buah.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Ir. Praswanto, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian