Penulis Utama : Agus Purwanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Analisis ketetapan universitas sebelas maret nomor 329/j27/kp/2002 kaitannya dalam pemilihan rektor ditinjau dari aspek demokrasi
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2006
Kolasi : xv, 78 hal.: ilus., lamp., tab.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E0002003
Subyek : ASPEK DEMOKRASI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui aspek demokrasi dalam pemilihan Rektor Universitas Sebelas Maret yang tertuang dalam Ketetapan Universitas Sebelas Maret Nomor 329/J27/KP/2002. Menurut Soerjono Soekanto, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data adalah data sekunder dengan sumber data dari buku, koran, majalah, jurnal ilmiah, dan internet. Teknik pengumpulan data adalah studi pustaka dengan teknik analisis silogisme deduksi menurut Burhan Ashshofa.

Hasil penelitian yang didapatkan memberikan kesimpulan paling tidak pemilihan Rektor UNS periode 2003-2007 yang dilaksanakan pada tahun 2002 lalu telah menjadi awal bagi perkembangan demokrasi di Universitas Sebelas Maret. Dengan menggunakan pancasila sebagai parameter dasar, dan beberapa parameter yang diajukan oleh Amien Rais dan Eep Saefullah Fatah serta International Commision of Jurists, seperti: kesediaan dan keterbukaan informasi, partisipasi politik yang luas, kompetisi politik yang sehat, sirkulasi kekuasaan yang terjaga, terkelola, dan berkala, terutama melalui proses pemilihan umum, diakuinya kehendak mayoritas, adanya tata krama politik (fatsoen) yang disepakati dalam masyarakat, dan pendidikan kewarganegaraan (civic education), paling tidak UNS telah menempatkan dirinya sebagai kampus yang menuju ke arah kampus yang demokratis dalam menentukan calon rektornya. Sehingga arah kepemimpinan rektor yang terpilih mempunyai legitimasi yang kuat karena dipilih secara demokratis oleh seluruh civitas akademika dan karyawan.

Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kelemahan yang menyebabkan pelaksanaan pemilihan Rektor UNS periode 2003-2007 yang dilaksanakan pada tahun 2002 lalu belum sepenuhnya dikatakan demokratis. Kelemahan-kelemahan yang harus disempurnakan dalam pelaksanaan pemilihan calon rektor pada masa mendatang tersebut adalah: Tidak adanya kampanye sebagai sarana pendidikan politik sebelum penjaringan, dilaksanakannya 3 (tiga) kali tahap pemilihan dalam sidang pleno senat universitas pasca penjaringan, ketidakjelasan fungsi penyampaian academic plan yang diadakan setelah penentuan 5 (lima) calon rektor terpilih melalui penjaringan, mengajukan 3 (tiga) nama calon kepada mendiknas rawan untuk disusupi kepentingan politik tertentu, dan tidak adanya pemantau independen.

Implikasi teoritis dari penelitian ini adalah memperkaya literatur dalam pengkajian pemilihan rektor UNS. Sedang implikasi praktisnya adalah sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi Senat Universitas Sebelas Maret Surakarta dalam melakukan penyempurnaan aturan pemilihan Rektor UNS, memberikan informasi dan pemahaman kepada berbagai pihak terkait yang tertarik dengan pengkajian pemilihan Rektor UNS, serta masyarakat luas pada umumnya.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum