Penulis Utama : Samuel Purwito Heri Prasetyo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Tinjauan hukum pidana terhadap kredit macet di bank berdasarkan uu no. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas uu no. 7 tahun 1992 tentang perbankan
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2006
Kolasi : x, 64 hal.: ilus.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E0002230
Subyek : BANK DAN PERBANKAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal yang menjadi penyebab terjadinya kredit macet atas suatu pemberian kredit oleh bank, untuk mengetahui aspek hukum pidana atas suatu kredit macet dan manfaatnya dalam upaya penyelesaian kredit macet tersebut.

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila dilihat dari tujuannya termasuk penelitian hukum normatif. Jenis data yang dipergunakan adalah data sekunder. Tehnik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu melalui penelitian kepustakaan baik berupa buku-buku maupun peraturan perundang-undangan. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif.

Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa kredit macet dapat disebabkan oleh itikad tidak baik dari debitur, kesalahan peminjam sendiri, perubahan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan usaha debitur, kondisi dan situasi ekonomi umum serta force majeure. Selain dari hal-hal tersebut diatas, masih terdapat sebab lain yang melatarbelakangi terjadinya kredit macet. Sebab itu adalah karena adanya perbuatan-perbuatan yang tergolong sebagai unsur pidana diantaranya adanya kolusi, ketidaktelitian bank dan itikad tidak baik nasabah, penyalahgunaan pemakaian kredit, adanya nasabah dari dalam tubuh bank itu sendiri, kredit fiktif dan hal yang lainnya. Dilihat dari aspek hukum pidana maka suatu kasus kredit macet dapat diadili di pengadilan sebagai kasus pidana meskipun kredit macet merupakan kasus perdata. Dapat disidangkannya kasus kredit macet dalam suatu pengadilan pidana yaitu apabila didahului oleh perbuatan yang tergolong sebagai unsur pidana. Adapun diperiksanya kasus kredit macet melalui jalur pidana tersebut mempunyai manfaat yaitu apabila kasus diperiksa sebagai tindak pidana penipuan ataupun tindak pidana pemalsuan surat maka putusannya akan menjadi akta otentik dan merupakan alat bukti yang mempunyai kekuatan mengikat dan sempurna, sedangkan apabila diperiksa sebagai tindak pidana korupsi maka apabila terdakwa terbukti bersalah dan dijatuhi pidana dapat dikenakan pidana tambahan yang berupa pembayaran uang pengganti yang jumlahnya sebanyak-banyaknya sama dengan harta yang diperoleh dari tindak pidana korupsi.

Implikasi teoritis penelitian ini adalah untuk mendapatkan masukan yang diharapkan dapat digunakan almamater dalam mengembangkan bahan perkuliahan yang ada, sedangkan implikasi praktisnya adalah hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pihak bank dalam upaya penyelesaian kredit macet.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Rehnalemken Ginting, S.H., M.H
2. Hernawan Hadi, S.H., M.H
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum