Penulis Utama : M. Maskyur Alkhuseri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Tinjauan yuridis tentang dissenting opinion putusan kasasi mahkamah agung dalam perkara korupsi dengan terdakwa Akbar Tandjung
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2006
Kolasi : x, 67 hal.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E0002185
Subyek : DISSENTING OPINION
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penulisan hukum mempunyai tujuan untuk mengetahui mengenai apa yang melandasi munculnya dissenting opinion putusan kasasi Mahkamah Agung dengan terdakwa Akbat Tanjung dan kepastian hukum disseniting opinion putusan kasasi Mahkamah Agung tersebut.

Jenis penelitian adalah penelitian hukum normatif atau doktrinal, jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan mengambil data dari bahan-bahan pustaka dengan pengumpulan datanya dengan studi kepustakaan, dan dengan menggunakan analisis data yang bersifat content analysis.

Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa landasan munculnya dissenting opinion putusan kasasi mahkamah agung dalam perkara korupsi dengan terdakwa Akbar Tandjung (Putusan Mahkamah Agung RI Reg No.. 572K/PID/2003) didasarkan adanya kewajiban bagi hakim menggali, menggikuti dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat, sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 tahun 2004. hakim dapat menemukan hukumnya dalam menjatuhkan putusan tetapi hakim harus memperhatikan berat ringannya pidana, serta memperhatikan sifat baik dan jahat dari terdakwa. Dissenting opinion secara khusus baru diatur dalam Pasal 19 ayat (5) Undang-Undang Nomor 4 Tahun. Dengan adanya Undang-undang tersebut akan menjadi dasar atau pilihan bagi hakim dalam menjatuhkan putusan yang berbeda pendapat karena selama ini belum ada undang-undang yang mengatur secara pasti dan jarang kita lihat penerapannya dalam praktek peradilan di Indonesia. Perbedaan pendapat dalam rapat permusyawaratan majelis tersebut bersifat rahasia sebagaiamana diatur dalam Undang-undang Nomor 4 tahun 2004 Pasal 19 ayat (3).

Perbedaan pendapat dalam lampiran putusan yang dissenting opinion dapat menimbulkan kewibawaan pengadilan semakin berkurang karena sifat definitif suatu putusan sudah diragukan. Tetapi kepastian hukum dari putusan tersebut bersifat mutlak (absolut) walaupun ada salah satu lebih hakim yang berbeda pendapat dalam rapat permusyawaratan dengan hakim mayoritas dalam suatu majelis tetapi tidak mengurangi keabsahan dan mengikatnya putusan karena ketika menjatuhkan putusan semua hakim dalam majelis harus mendatangani berita acara putusan tersebut. Putusan yang dissenting opinion pada dasarnya adalah putusan biasa pada umumnya.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Edy Herdyanto, S.H, M.H
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum