Penulis Utama : Peni Subekti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Perbandingan antara efektivitas kebijakan moneter dengan kebijakan fiskal dalam mempengaruhi kinerja perekonomian
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2006
Kolasi : xvi, 145 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0102050
Subyek : KEBIJAKAN MONETER
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas kebijakan moneter melalui jumlah uang beredar dan kebijakan fiskal melalui pengeluaran pemerintah dalam mempengaruhi kinerja perekonomian pada periode sebelum krisis (1990-1997) dan selama krisis (1998-2004). Analisis dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder yang tergolong data time series dan bersifat kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melalui teknik kepustakaan yang didapat dari berbagai sumber, seperti Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan rujukan dari internet.

Analisis data dalam penelitian ini menggunakan estimasi model vector autoregressive (VAR) yang terdiri atas tiga alat estimasi yaitu (1) kausalitas (causality) (2) dekomposisi varian (variance decomposition) dan (3) respons terhadap adanya inovasi (impulse response).

Melalui uji kriteria informasi Akaike dan Schwartz ditetapkan metode VAR dioperasikan pada tingkat kelambanan ke-1 pada periode sebelum krisis dan tingkat kelambanan ke-3 pada periode selama krisis. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jumlah uang beredar, pengeluaran pemerintah, indeks harga konsumen, pengangguran dan suku bunga Pasar Uang Antar Bank (PUAB).

Hasil estimasi pada periode sebelum krisis (1990-1997) menunjukkan bahwa kebijakan fiskal melalui pengeluaran pemerintah lebih efektif dalam mempengaruhi kinerja ekonomi daripada kebijakan moneter. Sedangkan hasil estimasi selama krisis (1998-2004) menunjukkan bahwa kebijakan moneter melalui jumlah uang beredar lebih efektif dalam mempengaruhi kinerja perekonomian dibandingkan dengan kebijakan fiskal.

Dari hasil estimasi tersebut dapat diambil sebuah implikasi kebijakan, agar para pengambil kebijakan, dalam hal ini pemerintah sebagai otoritas fiskal dan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter mampu berkoordinasi dan bekerjasama dalam menetapkan kebijakan yang efektif. Dalam hal ini baik pemerintah maupun Bank Indonesia harus memiliki persamaan persepsi dalam menyimpulkan kondisi perekonomian yang ada, untuk kemudian secara bersama-sama menetapkan kebijakan yang sesuai dengan kondisi fundamental perekonomian nasional.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Lukman Hakim, SE, MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis