Penulis Utama : Tri Haryanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Upaya peningkatan pengawasan kualitas bahan baku di bagian gudang pada PT. Pura Barutama unit offset Kudus
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F3501078-2004
Subyek : PRODUKSI, MANAJEMEN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Suatu pengawasan bahan baku diperlukan agar proses produksi dapat berjalan lancar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1). Pengadaan bahan baku kertas untuk proses produksi cetak pada PT PURA BARUTAMA Unit Offset, (2). Proses pengawasan bahan baku pada PT PURA BARUTAMA Unit Offset, (3). Frekuensi penerimaan bahan baku dan penolakan bahan baku setiap bulannya setelah melalui proses pengawasan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis tentang : (1). Pengadaan bahan baku kertas untuk proses produksi cetak pada PT PURA BARUTAMA Unit Offset, (2). Proses pengawasan bahan baku pada PT PURA BARUTAMA Unit Offset, (3). Frekuensi penerimaan bahan baku dan penolakan bahan baku dengan analisis data statistik yaitu grafik statistik berupa diagram peta balok (bar chart) yang diketahui dari prosentase penerimaan bahan baku dan penolakan bahan baku.

Hasil dari analisis tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa : (1). Perusahaan mempunyai tujuh supplier untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya, (2). Perusahaan mempunyai persediaan bahan baku di bagian gudang, (3). Perusahaan menentukan pembelian bahan baku lewat kebijaksanaan perusahaan dalam sebuah rapat, (4). Setiap bahan baku yang masuk selalu diawasi lewat prosedur pemeriksaan bahan baku di bagian Lab & QC, (5). Bahan baku yang diterima akan disimpan di gudang dan bahan baku yang ditolak akan dikembalikan ke suppliernya, (6). Tingkat kerusakan bahan baku paling banyak terdapat pada supplier PT PURA Roto yaitu dengan adanya reject tujuh bulan selama satu tahun.

Tindakan yang seharusnya dilakukan perusahaan adalah : (1). Dapat menentukan berapa jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis pada setiap kali pembelian sehingga persediaan bahan baku digudang tidak menumpuk dan perusahaan bisa menentukan jumlah bahan baku berikutnya, (2). Melakukan pengawasan bahan baku terhadap beberapa complain apakah complain tersebut masih dalam batas pengendalian atau tidak, jika tidak hendaknya perusahaan segera menegur dan mengingatkan supplier agar untuk pengiriman selanjutnya tidak lagi terjadi complain dan hal ini dilakukan karena perusahaan tetap ingin mempertahankan supplier tersebut, (3). Melakukan evaluasi pemilihan supplier setiap enam bulan sekali untuk mengetahui supplier mana yang harus diganti dan supplier mana yang tetap dipertahankan oleh perusahaan karena dinilai mempunyai kualitas bahan baku yang lebih baik.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Atmaji, MM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis