Penulis Utama : Iis Wijayanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Strategi pemasaran susu segar pada KUD Kota Boyolali
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi - 2006
Kolasi : viii, 43 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F3203144
Subyek : PEMASARAN
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penulis melakukan penelitian pada KUD “KOTA” BOYOLALI yang berada di Jl. Mayor Sunaryo No. 2 Telp. (0276) 321450 Boyolali 57314 yang bergerak dalam berbagai macam bidang usaha terutama dalam bidang distributor susu segar. Tujuannya adalah untuk mengetahui strategi pemasaran sehingga dapat mengetahui apakah strategi tersebut dapat menentukan pasar sasaran yang tepat dan dapat mengetahui volume penjualan dari tahun ke tahun. Dengan penetapan tujuan tersebut diharapkan dapat mengambil kesimpulan dan memberikan saran mengenai kegiatan marketing mix.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data yaitu : wawancara, observasi, dan studi pustaka. Sedangkan untuk tehnik pembahasannya menggunakan deskriptif kualitataif, dimana lebih menekankan pada kata-kata dan uraian daripada deretan angka-angka dan kalaupun ada angka tersebut hanya sebagai pelengkap dan penjelas saja.

Pemasaran adalah Suatu kegiatan usaha yang mengarahkan aliran barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Dalam kehidupan sehari-hari tidak pernah lepas dari namanya pemasaran dan tanpa disengaja kita terlibat dalam aktivitas pemasaran. Pemasaran dapat terjadi apabila orang memuaskan kebutuha dan keinginan melalui perukaran. Untuk mengetahui apa yang diinginkan konsumennya perusahaan mengadakan rangsangan yang diatur oleh perusahaan dan ditunjukkan oleh konsumen. Rangsangan tersebut dapat berupa bauran pemasaran/ marketing mix. Bauran pemasaran/ marketing mix adalah kombinasi dari empat variable atau kegiatan yang merupakan inti dari system pemasaran perusahaan, yakni: produk, harga, tempat dan promosi.

Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat mengambil beberapa kesimpulan, pertama bahwa pasar sasaran yang dituju KUD adalah GKSI dan untuk semua kalangan. Kedua, kualitas dari susu yang dihasilkan bagus, harga susu yang diberikan relatif murah, saluran distribusi yang dilakukan adalah distribusi langsung dan tidak langsung, promosi yang digunakan hanya melalui personal selling ( bertatap muka langsung dengan calon pembeli ). Ketiga, volume penjualan susu segar dari tahun 2003-2005 mengalami penurunan hal ini dikarenakan populasi sapi mengalami penurunan. Saran yang dapat penulis berikan kepada KUD “KOTA” Boyolali yaitu: agar pihak KUD selalu menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak yaitu konsumen dan peternak, baik peternak yang ada maupun peternak yang lain untuk dijadikan sebagai anggota baru, mengadakan penelitian mengenai strategi pemasaran terhadap volume penjualan, dan mempertimbangkan untuk lebih memperluas daerah pemasaran.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Bambang Sarosa
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis