Penulis Utama : Eko Rini
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Tindak pidana pencemaran nama baik melalui pemberitaan media cetak (studi kasus di Pengadilan Negeri Sleman)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2007
Kolasi : xiii, 56 hal.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E0003156-2007
Subyek : PENCEMARAN NAMA BAIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sanksi pidana bagi pelaku tindak pidana pencemaran nama baik melalui pemberitaan media cetak, serta bagaimana batas-batas suatu pemberitaan media cetak sehingga dapat digolongkan sebagai tindak pidana pencemaran nama baik. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan jika dilihat dari tujuannya termasuk dalam penelitian hukum empiris. Lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Surakarta. Jenis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah melalui wawancara, observasi (pengamatan), dan melalui studi kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen seperti berkas perkara, dan sebagainya. Analisis data dengan menggunakan analisis data kualitatif dan mempergunakan model analisis interaktif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Pengadilan Negeri Sleman, penulis mandapatkan kasus tindak pidana pencemaran nama baik secara tertulis yang diatur dan diancam dalam Pasal 310 ayat (2) KUHP. Penerapan sanksi pidana terhadap terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 310 ayat (2) KUHP menurut penulis sudah cukup adil dan memberi efek jera terhadap pelaku meskipun sanksi pidana yang dijatuhkan bukan sanksi pidana maksimal. Hal ini dapat dilihat dalam Putusan Nomor. 39/PID.B/2004/PN.Slmn, yang terdakwanya dijatuhi pidana penjara selama 9 (sembilan) bulan penjara, padahal dalam Pasal 310 ayat (2) ancaman pidana maksimalnya adalah 1 (satu) tahun 4 (empat) bulan penjara. Batas-batas suatu pemberitaan media cetak sehingga dapat diolongkan sebagai tindak pidana pencemaran nama baik harus didasarkan pada sudut normatif (KUHP), dimana dalam sudut normatif tersebut terdapat dua unsur yaitu unsur subyektif (unsur yang melekat pada batin pelaku yang dapat dipertanggungjawabkan dan adanya kesalahan secara sengaja atau secara kealpaan) serta unsur obyektif (unsur yang berada diluar keadaan batin si pelaku, yaitu berupa perbuatan menyerang kehormatan dan mencemarkan nama baik seseorang serta akibat dari perbuatan tersebut). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat khususnya wartawan agar dalam menyajikan atau menyampaikan suatu berita dan informasi harus melakukan peliputan secara berimbang (cover both side) agar informasi yang disampaikan tidak merugikan pihak yang diberitakan dan tidak melanggar batas-batas serta kode etik yang telah diatur oleh undang-undang, serta agar dilakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada nara sumber terhadap informasi atau berita yang akan disampaikan kepada masyarakat. Selain itu diharapkan bahwa penelitian ini dapat menjadi tambahan masukan bagi para hakim dalam memberikan pertimbangan untuk menjatuhkan sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana pencemaran nama baik melalui pemberitaan media cetak.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Siti Warsini, S.H, M.H.
2. Sabar Slamet, S.H
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum