Penulis Utama : Anggraheini Pebri D
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Implementasi peranan penyidik pegawai negeri sipil balai besar pengawas obat dan makanan (BBPOM) di Semarang dalam penyidikan tindak pidana peredaran obat keras
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2006
Kolasi : xii, 63 hal.
Sumber : UNS-Fak. Hukum NIM.E0002075
Subyek : TINDAK PIDANA PEREDARAN OBAT KERAS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbuatan apa saja yang dikategorikan sebagai tindak pidana peredaran obat keras dan mengetahui implementasi peranan penyidik pegawai negeri sipil BBPOM di Semarang dalam penyidikan tindak pidana peredaran obat keras.

Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan apabila ditinjau dari tujuannya termasuk penelitian hukum empiris. Lokasi penelitan di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Semarang. Jenis data yang dipergunakan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yaitu melalui wawancara dan penelitian kepustakaan baik berupa buku-buku, peraturan perundang-undangan, dokumen-dokumen dan lain sebagainya. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan model interaktif.

Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil yaitu perbuatan yang dikategorikan sebagai tindak pidana peredaran obat keras apabila memproduksi dan/atau mengedarkan sediaan farmasi berupa obat atau bahan obat yang tidak memenuhi syarat farmakope Indonesia dan/atau buku standar lainnya, mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan tanpa ijin edar, tanpa keahlian dan kewenangan melakukan pekerjaan kefarmasian, mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan penandaan dan informasi dan mengedarkan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang mengalami kerusakan kemasan yang langsung bersentuhan dengan produk sediaan farmasi dan alat kesehatan yang lain. Peranan PPNS BBPOM di Semarang memang sangat dibutuhkan dalam penyidikan tindak pidana peredaran obat keras karena mereka menguasai bidang tertentu yaitu pengawasan obat dan makanan. Dalam melaksanakan tugasnya itu PPNS BBPOM menggunakan prosedur penyidikan yang telah ditetapkan oleh Kepala Badan POM. Namun dalam tugasnya tersebut PPNS tersebut berada di bawah koordinasi dan pengawasan penyidik Polri, sehingga keduanya menjalin kerja sama yang erat. Dalam melaksanakan penyidikan terhadap tindak pidana tersebut, PPNS BBPOM tak luput dengan hambatan-hambatan. Sehingga untuk mengatasinya perlu adanya tambahan anggaran, keseimbangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peran aktif dari berbagai elemen masyarakat dalam mendukung proses penegakan hukum.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Kristiyadi, S.H., M.Hum
2. Supanto, S.H., M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum