Penulis Utama : Marina Pusparini
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Peranan unit pengolahan limbah (UPL) pemerintahan daerah air minum (PDAM) kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi MIM.F3501050-2004
Subyek : PRODUKSI LIMBAH
Jenis Dokumen :
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Unit Pengelolaan Limbah (UPL) PDAM adalah sebuah unit baru di lingkungan PDAM Surakarta yang tadinya hanya mengelola air bersih diberi tugas mengelola air limbah. Adapun obyek yang dikelola oleh PDAM adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT), Jaringan Perpipaan Air Limbah, sambungan rumah serta peralatan penunjang lainnya.

Bagaimana peran Unit Pengelolaan Air Limbah (UPL) PDAM di Surakarta dan faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam pengelolaan IPAL? Menurut hasil dan analisis penelitian adapun peran yang dilakukan UPL PDAM adalah mampu menjadi sebuah badan pengelola limbah yang bertanggung jawab atas lingkungan hidup, khususnya pada pengembangan air bersih yang pelaksanaan koordinasi serta kerja samanya dilakukan dengan dinas atau instansi/lembaga lain seperti: P2SP (Proyek PengembanganSarana Perkotaan) Jawa Tengah, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan kelurahan sebagai media atau tempat untuk diadakan penyuluhan ataupun sosialisasi antara UPL dengan warga terkait pengelolaan limbah dan memberi pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan fasilitas saluran sanitasi air limbah yang dialirkan ke IPAL itu sendiri. Peran lain yang dilakukan oleh UPL adalah melakukan pemungutan retribusi dan pelaksanaan pengawasan serta pemantauan kualitas air.

Adapun faktor-faktor pendukung dalam pengelolaan IPAL adalah dalam pembiayaan operasional mendapatkan bantuan dari pusat dan dari APBD. Sedangkan dari sarana dan prasarana adanya jaringan-jaringan peninggalan Belanda yang sudah dibangun sejak tahun 1940. Sarana penunjang lainnya yang menjadi pendukung dalam pengelolaan limbah yaitu seperti laboratorium dan gudang serta peralatan pemeliharaan misalnya Dump Truck, Vacum Truk, Pick Up, Trailer dan Rom Combi.

Selain itu juga ada beberapa kendala antara lain dalam bidang SDM masih memerlukan banyak orang untuk melakukan pemantauan dan pengawasan mengenai pengelolaan limbah serta belum maksimalnya pengetahuan mereka tentang administrasi dan teknis yang berhubungan dengan jaringan maupun dalam pengelolaan limbah. Tingkat kesadaran masyarakat Surakarta yang masih rendah akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan kesadaran masyarakat dalam membayar tarif retribusi limbah. Belum adanya koordinasi dan kerja sama yang dilakukan secara rutin antara UPL PDAM dengan KLH dan DPU. Kerja sama yang dilakukan bersifat insidential terutama apabila terjadi keluhan dari masyarakat pihak UPL baru menghubungi dinas terkait untuk melakukan pemantauan.

Dari kendala di atas penting bagi UPL PDAM untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya pengelolaan air limbah untuk menjaga kualitas air tanah di masa yang akan datang, perlu peningkatan kerja sama dengan swasta di dalam pengembangan pembangunan dan pengelolaan sarana dan prasarana sanitasi, dan meningkatkan kualitas tenaga operasional UPL dengan kursus-kursus dan pelatihan-pelatihan. Bekerja sama dengan instansi terkait seperti KLH dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk merumuskan peraturan daerah tentang lingkungan.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs.Wiyono,MM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis