Penulis Utama : Purnaning
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Keseimbangan kapasitas dalam layout fasilitas produksi tenun PT. Sawah Karunia Agung Tekstil Jaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi-2004
Subyek : MANAJEMEN PRODUKSI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Keadaan sulit yang dihadapi negara kita berakibat langsung terhadap kelangsungan hidup berbagai industri yang ada di Indonesia.Termasuk industri tekstil salah satunya adalah PT Sawahkarunia Agung Tekstil tidak luput dari situasi yang melingkupi kondisi usahanya.Untuk menghadapi keadaan ini berbagai cara ditempuh oleh perusahaan dari segala departemen. Di dalam departemen produksi, salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penataan (layout) fasilitas produksi perusahaan, serta penyeimbangan antara mesin yang satu dengan mesin yang lain. Dimana susunan layout fasilitas produksi yang baik akan memberikan tingkat efisiensi dan produktivitas yang tinggi bagi perusahaan. Apabila layout fasilitas produksi tersebut baik, maka aliran bahan baku sampai produk akhir akan dapat berlangsung dengan lancar dan efisien, sehingga perusahaan dapat memproduksi barang sesuai dengan yang diharapkan dan dapat selesai tepat waktu dengan biaya seminimum mungkin.

Permasalahan yang sering dihadapi perusahaan adalah bagaimana mengatur layout fasilitas produksinya agar tingkat efisiensi dan produktivitas dapat meningkat dengan pertimbangan masalah ketidakseimbangan antara mesin yang satu dengan mesin yang lain.

Sejalan dengan masalah tersebut maka pelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat efisiensi dan efektivitas layout fasilitas produksi serta mengetahui tingkat keseimbangan kapasitas antara mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi.

Dari analisis data, terlihat bahwa untuk siklus kerja terlama (11,25 menit) dengan menggunakan 6 stasiun kerja maka tingkat efisiensinya sebesar 54,18% dan waktu penundaan sebesar 45,82%, bila dengan 4 stasiun kerja maka tingkat efisiensinya akan mengalami peningkatan sebesar 27,09% (81,27% - 54,18%). Untuk waktu penundaan dengan 4 stasiun kerja mengalami penurunan 27,08% (45,82% - 18,74%).Jika perusahaan menggunakan siklus maksimum (13,13menit) pada 6 stasiun kerja tingkat efisiensi yang dicapai sebesar 46,42% dengan waktu penundaan 53,58% bila perusahaan melakukan perubahan siklus kerja menjadi 4 stasiun kerja maka tingkat efisiensinya mengalami peningkatan sebesar 23,21% (69,63% - 46,42%)dan waktu penundaanya mengalami penurunan sebesar 23,21% (53,58 - 30,37%).

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Heru Agustanto, SE, ME
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis