Penulis Utama : Tri Nurmayanti
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H3410017
Tahun : 2013
Judul : Manajemen Pemasaran Sapi Perah Di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturraden Purwokerto, Jawa Tengah
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog. D III Agribisnis Peternakan-H3410017-2013
Subyek : SAPI PERAH
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Ternak sapi perah memiliki arti yang sangat strategis untuk dikembangkan karena sebagai penghasil susu. Kebutuhan akan susu di masyarakat saat ini semakin meningkat. Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya kebutuhan protein hewani menjadikan permintaan susu meningkat. Peningkatan populasi ternak perah ditujukan untuk dapat memenuhi kebutuhan permintaan susu. Peningkatan populasi ternak perah dilakukan dengan cara pembudidayaan bibit sapi perah yang berkualitas tinggi, dengan bibit sapi perah yang berkualitas tinggi maka akan menghasilkan produksi susu yang tinggi pula. Praktek magang ini bertujuan mempelajari proses pemasaran yang ada di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturraden (BBPTU). Pemasaran di BBPTU meliputi pemasaran bibit sapi perah, pemasaran susu, pemasaran pedet pejantan, pemasaran sapi sakit atau sapi afkir dan pemasaran hijauan pakan.Cara pemasaran yang ada di BBPTU dilakukan secara langsung dan lelang. Saluran pemasaran di BBPTU melalui media cetak dan media elektronik. Pemasaran bibit sapi perah dipasarkan secara lelang. Susu yang ada di BBPTU dijual ke Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kokarnaba. Pedet jantan yang dipasarkan yaitu pedet jantan yang tidak sesuai dengan kriteria secara kuantitatif dan kualitatif. Pemasaran sapi sakit atau sapi afkir dilakukan secara langsung, karena untuk menghindari sapi mati sia-sia. Hijauan pakan dijual apabila produksi hijauan melimpah. Hijauan pakan dijual secara langsung. Proses pemasaran secara lelang yaitu BBPTU melapor ke Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan bahwa akan ada kegiatan lelang, setelah disetujui BBPTU mengajukan surat permohonan lelang. Surat permohonan lelang diajukan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Purwokerto. Pengumuman kegiatan lelang kepada masyarakat dilakukan melalui media cetak dan media elektronik. BBPTU menyetor uang hasil lelang ke kas negara setelah kegiatan lelang selesai dilakukan. Kata Kunci: Pemasaran, Sapi Perah, Bibit Sapi Perah
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0004.JPG
Microsoft Word - 1.pdf
Microsoft Word - 2.pdf
Microsoft Word - 3.pdf
Microsoft Word - 4.pdf
Microsoft Word - 5.pdf
Microsoft Word - 6.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Shanti Emawati, S.Pt., MP
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian