Penulis Utama : Enggar Mbajeng Yudiantika
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H3310009
Tahun : 2013
Judul : Perbanyakan Dengan Cara Okulasi Pada Tanaman Buah Jeruk Siam Banjar (Citrus Nobilis Lour Var. Microcarpa Hassk.) Di Kebun Benih Hortikultura Salaman, Magelang
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Prog. D III Agribisnis Hortikultura Dan Arsitektur pertamanan-H3310009-2013
Subyek : JERUK SIAM BANJAR
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Jeruk siam Banjar (Citrus Nobilis Lour Var. Microcarpa Hassk) yang berasal dari Kalimantan dengan cita rasa manis dan segar dimana tahun 2011 menjadi pemenang ke II dalam kontes jeruk nasional. Untuk memenuhi permintaan pasar perlu dilakukan perbaikan pembibitan tanaman jeruk siam Banjar secara vegetatif dengan tehnik okulasi. Magang ini dilaksanakan di KBH (Kebun Benih Hortikultura) Salaman, Magelang, Jawa Tengah pada tanggal 1 Febuari-28 Februari 2013. Kegiatan magang ini dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa mulai dari mencari lokasi pendekatan dengan lembaga (Instansi) tempat magang sampai pelaksanaannya. Kegiatan magang dibimbing oleh pembimbing magang, baik intern (dosen pembimbing) maupun ekstern (pembimbing lapangan). Hasil magang adalah mengabungkan sifat baik jeruk Japanese Citroen (JC) yaitu tahan terhadap kekeringan, mempunyai perakaran kuat dan tahan terhadap hama penyakit dengan jeruk siam Banjar yang mempunyai kelebihan rasa buah yang manis dan segar. Penggabungan sifat tersebut menggunakan tehnik okulasi (Chip budding). Tahap pelaksanaan okulasi menyayat kulit batang bawah, mengiris mata tempel, memasang mata tempel ke sayatan batang bawah, mengikat tempelan hasil okulasi, hasil okulasi ditempatkan yang teduh (ternaungi) agar tidak langsung terkena sinar matahari, setelah umur 2-3 minggu dilaksanakan pelepasan ikatan, keberhasilan di tandai dengan munculnya calon tunas yang berwarna hijau persentase keberhasilan adalah 80%. Hasil okulasi dilakukan sertifikasi setelah 1 tahun. Tahun 2012 berhasil memproduksi 1000 bibit jeruk BPMT dengan harga jual Rp 20.000,00 per batang. Pemasaran bibit jeruk menggunakan strategi dasar yaitu 4 P (Product,Price,Promotion dan Place). Hasil analisis usaha perbanyakan jeruk dalam 1 tahun masa produksi adalah 1000 bibit jeruk BPMT. Total biaya Rp 4.608.740,00, penerimaan Rp 20.000.000,00, dan keuntungan Rp 15.391.260,00. Revenue Cost Ratio (R/C) adalah 4,3, Benefit Cost Ratio (B/C) yaitu 3,3 (Suatu usaha dikatakan layak dan memberikan manfaat apabila nilai B/C > 1). Break Even Point (BEP) Produksi yaitu 230 batang, dan BEP Harga adalah Rp 4.609,00, jika harga dan produksi lebih tinggi dari angka tersebut akan diperoleh keuntungan, dengan asumsi seluruh produk terjual. Kata kunci : Perbanyakan Jeruk Saim Banjar
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
img0006.JPG
Microsoft Word - Cover.pdf
Microsoft Word - bab1.pdf
Microsoft Word - BAB II.pdf
Microsoft Word - BAB III.pdf
Microsoft Word - BAB IV.pdf
Microsoft Word - BAB V.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Wartoyo SP, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian