Penulis Utama : Muryadi
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : S701108004
Tahun : 2013
Judul : Pemanfaatan pakaian tradisional jawa sebagai seragam kerja pegawai pemerintah (Studi Kasus di Pemerintah Kota Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Pascasarjana - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-Pascasarjana Program Studi Kajian Budaya-S.701108004-2013
Subyek : PAKAIAN TRADISIONAL
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Kota Surakarta merupakan kota yang selalu berusaha untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan tradisional. Hal ini didasari oleh sejarah panjang yang mendasari berdirinya Kota Surakarta. Salah satu langkah yang ditempuh oleh Pemerintah Kota Surakarta dengan mengeluarkan dan memberlakukan Surat Edaran Nomor 060/398 dan Peraturan Walikota Nomor 15-AB tentang pemakaian pakaian tradisional Jawa sebagai seragam kerja pegawai, diberlakukan pada setiap hari kamis. Suatu kebijakan yang belum pernah dilakukan di daerah lain. Kebijakan tersebut menarik untuk dikaji tentang latar belakang, bentuk dan makna model pakaian, dan pengaruh yang timbul terhadap kinerja pegawai dengan diberlakukannya pemakaian pakaian tradisional Jawa sebagai seragam kerja pegawai. Penelitian dengan jenis penelitian lapangan, berbentuk penelitian kualitatif, dan menggunakan strategi penelitian studi kasus tunggal dengan pemilihan lokasi di Pemerintah Kota Surakarta, serta menggunakan pendekatan etnografi untuk mendeskripsikan dampak dan pengaruh dari pemakaian pakaian tradisional Jawa terhadap kinerja para pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan jenis pakaian tradisional yang digunakan bukan jenis pakaian untuk para bangsawan dan pejabat negara/keraton melainkan jenis pakaian untuk abdi . Konsep pakaian abdi bagi masyarakat Jawa dapat diinterpretasikan sebagai pakaian untuk pelayan, pengayom, pembimbing, dan bahkan pamomong. Para pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta selain bertugas melayani masyarakat dengan hati bersih bebas dari kepentingan pribadi, tetapi juga harus membimbing sekaligus mengayomi masyarakat. Perubahan model pakaian merupakan usaha untuk mengurangi kesulitan dalam pemakaian, akibatnya pemakaian pakaian tersebut tidak menimbulkan dampak yang negatif, namun menumbuhkan rasa bangga. Tujuan akhir dari tata busana tersebut, akan tercipta masyarakat tata titi tentrem. Kata kunci: Pakaian tradisional Jawa, seragam pegawai pemerintah, pakaian abdi
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
muryadi0001.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Nanang Rizaki, MSD
2. Sahid Teguh Widodo, SS.
Catatan Umum :
Fakultas : Pascasarjana