Penulis Utama : Muhammad Arya Pinandita
NIM / NIP : I0607016
× Tidak adanya lahan dan juga mulai tidak kondusifnya pusat kota untuk lokasi perumahan, ditambah ketersediaan dan terjangkaunya harga lahan merupakan beberapa alasan yang menyebabkan meningkatnya pembangunan perumahan di wilayah pinggiran kota, hal ini sesuai dengan fenomena yang terjadi di Kota Surakarta dimana tingginya permintaan akan perumahan dan tidak dibarengi dengan ketersediaan lahan di Kota Surakarta menyebabkan banyaknya masyarakat yang lebih menjatuhkan pilihan dalam bertempat tinggal di wilayah pinggiran kota. Kondisi ini menjadikan para developer perumahan mengambil kesempatan dengan berlomba-lomba mendirikan perumahan, khususnya perumahan formal. Tingginya perkembangan perumahan formal di wilayah pinggiran kota ini baik secara langsung maupun tidak langsung akan merubah kondisi lingkungan sekitar, dimana kondisi lingkungan sekitar yang sebelumnya cenderung masih alami dan asri dengan didominasi oleh persawahan lambat laun akan dipenuhi dengan perumahan. Dengan kondisi di atas maka menimbulkan pertanyaan bagaimana pengaruh perkembangan perumahan formal terhadap kondisi lingkungan sekitar di wilayah pinggiran kota. Melalui metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif dapat diketahui bahwa perkembangan perumahan formal di wilayah penelitian yang dilihat dari pertumbuhan jumlah, luas dan juga unit rumah perumahan formal mengalami peningkatan yang cukup signifikan dalam satu dekade terakhir. Sedangkan untuk kondisi lingkungan terbagi menjadi dua, sebagian mengalami peningkatan dan sebagian mengalami penurunan. Untuk kondisi lingkungan yang mengalami peningkatan yaitu kondisi sarana, prasarana, dan ekonomi masyarakat, sedangkan yang mengalami penurunan yaitu kondisi air, tanah dan sosial masyarakat. Pesatnya perkembangan perumahan formal yang terjadi cenderung tidak memperhatikan kualitas lingkungan alam sekitar dan cenderung hanya memperhatikan dari segi ekonomi. hal ini terlihat dari kondisi lingkungan sekitar yang berkembang hanya sarana prasarana dan juga ekonomi masyarakat saja, sedangkan untuk lingkungan alam seperti air, tanah dan sosial masyarakat cenderung tidak diperhatikan. Terlihat dari semakin sempitnya lahan persawahan, menurunnya kondisi air dan tanah dan semakin meningkatnya masalah antar warga di lingkungan sekitar setiap tahunnya. Kondisi ini yang menjadikan adanya dua pengaruh yang berlawanan dari perkembangan perumahan formal terhadap kondisi lingkungan sekitar, dimana pengaruh positif khusus untuk kondisi sarana, prasarana dan ekonomi dan pengaruh negative untuk kondisi air, tanah dan sosial. Kata Kunci: Perumahan Formal, Wilayah Pinggiran Kota, Kondisi lingkungan
×
Penulis Utama : Muhammad Arya Pinandita
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : I0607016
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh Perkembangan Perumahan Formal Terhadap Kondisi Lingkungan Sekitar Di Wilayah Pinggiran Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2013
Program Studi : S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Perencanaan Wilayah Dan Kota-I0607016-2013
Kata Kunci :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Murtanti Jani Rahayu ST, MT
2. Ir. Rizon Pamardhi Utomo, MURP
Penguji :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik
×
File : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.