Penulis Utama : Rochma Dwi Mutiari
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : F.1307563
Tahun : 2010
Judul : Analisa pengaruh biaya kualitas terhadap jumlah produk rusak pada Pt. Gunung Subur Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2010
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Akuntansi-F.1307563-2010
Subyek : BIAYA KUALITAS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang adanya pengaruh antara komponen biaya kualitas dengan jumlah produk rusak di PT. Gunung Subur, Karanganyar. Biaya kualitas merupakan biaya yang terjadi akibat ketidaksesuaian dengan standar. Pelaporan biaya kualitas merupakan salah satu alat dalam kesuksesan penerapan ISO 9000. Penelitian ini termasuk jenis penelitian survey, karena pada umumnya dilakukan untuk mengambil suatu generalisasi dari pengamatan yang tidak mendalam, serta bisa lebih akurat bila digunakan sampel yang representatif. Penelitian survey adalah pengumpulan informasi secara sistematik dari para responden dengan maksud untuk memahami dan atau meramal beberapa aspek perilaku dari populasi yang diminati. Populasi PT Gunung Subur berupa kejadian biaya kualitas produk dari tahun 2008 sampai dengan 2009. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan analisa regresi , uji F, koefisien determinasi menunjukan bahwa secara bersama-sama berpengaruh terhadap jumlah produk rusak. Hal ini ditunjukan dengan diperoleh angka dari SPSS bahwa uji Fhitung sebesar 12,446 dan Ftabel sebesar 2,62. Serta hasil uji R2 didapat hasil nilai R Square 0,713. Hal ini berarti variasi dari variable biaya kulitas dapat mempengaruhi variable jumlah produk rusak, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
sampul.pdf
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
Scan.jpg
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sri Hanggana, Msi, Ak
Catatan Umum : rw_2012
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis