Penulis Utama : Herra Astuti
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : F.3610056
Tahun : 2013
Judul : Prosedur Pemberian Kredit Modal Usaha Pada Pt. Bpr Nguter Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Ekonomi Prog. D III Keuangan Dan Perbankan-F.3610056-2013
Subyek : BPR, PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Keberadaan bank disuatu daerah akan memberikan dampak positif, membantu memajukan perkembangan ekonomi suatu daerah. Apabila keberadaan bank secara merata ada disetiap daerah dan terintegrasi dengan baik, maka akan mempunyai dampak perkembangan positif ekonomi suatu negara. Pemberian kredit dan jasa dari perusahaan perbankan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya tidak terbatas. Dengan meningkatnya kebutuhan manusia maka kebutuhan akan kredit pun juga meningkat. Bank memberikan pinjaman kredit kepada calon debitur berdasarkan prosedur yang berkaitan dengan pemberian kredit. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode dekriptif yaitu bersumber dari data primer dan data sekunder perusahaan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipergunakan penulis yaitu studi pustaka, observasi (pengamatan), dan wawancara (interview). Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan oleh penulis selama 1 bulan menunjukkan bahwa prosedur pemberian kredit modal usaha merupakan prosedur yang terdiri dari pengajuan permohonan kredit modal usaha oleh calon debitur, pengecekan riwayat catatan perbankan calon debitur melalui BI Checking atau lebih dikenal SID (Sistem Informasi Debitur) dari Bank Indonesia, pengisian formulir analisis kredit oleh surveyor untuk memperoleh data calon debitur, persetujuan Dreksi dengan menandatangani dokumen analisis kredit, dan pencairan kredit dengan menandatangani Surat Perjanjian Kredit antara calon debitur dengan pihak Bank disertai penyerahan jaminan yang berupa SHM atau BPKB. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah prosedur pemberian kredit modal usaha pada PT. BPR Nguter Surakarta diawali dari pengajuan permohonan kredit modal usaha oleh calon debitur kepada pihak bank sampai dengan proes pencairan kredit sudah dilaksanakan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dalam proses perhitungan kredit modal usaha berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa proses tersebut merupakan proses yang sederhana dan tidak berbelit-belit. Saran yang dapat penulis berikan adalah dalam prosedur pemberian kredit modal usaha perlu ditingkatkan, lebih efektif dan teliti dalam melakukan peninjauan ke lapangan sehingga dapat mengetahui kemampuan calon debitur dalam mengembalikan kredit yang diberikan oleh PT. BPR Nguter Surakarta. Sedangkan dalam perhitungan pemberian kredit juga perlu ditingkatkan ketelitiannya untuk menghindari kesalahan dalam penakiran barang jaminan kredit.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
HERRA ASTUTI0001.JPG
cover.pdf
Bab 1.pdf
Bab 2.pdf
Bab 3.pdf
Bab 4.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Nurul Istiqomah SE.MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis