Penulis Utama : Aprilia Dita Pawestri
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : K.4309010
Tahun : 2013
Judul : Studi Komparasi Model Pembelajaran Pemecahan Masalah Kontekstual Open-Ended - Sts Dengan Pembelajaran Pemecahan Masalah - Pbe Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Sma Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-K.4309010-2013
Subyek : EMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara model pembelajaran pemecahan masalah kontekstual open-ended - STS (Science, Technology, and Society) dan pembelajaran pemecahan masalah - PBE (Problem Based Environment) siswa SMA Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain penelitian posstest only nonequivalent control group design. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran pemecahan masalah kontekstual open-ended dengan pendekatan STS pada kelompok eksperimen dan pembelajaran pemecahan masalah dengan pendekatan PBE pada kelas kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 2 Boyolali Semester II Tahun Pelajaran 2012/21013 dengan jumlah total populasi 202 siswa, sampel pada penelitian ini adalah kelas X.1 dengan jumlah 26 siswa dan X.2 dengan jumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan cluster sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes melalui tes tertulis untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa dan teknik non-tes melalui dokumentasi serta angket dan observasi untuk mengukur hasil belajar ranah psikomotor dan afektif sebagai data pendukung. Uji hipotesis menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS-16. Hasil penelitian ini menunjukkan: rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi (76,1) dibandingkan pada kelas kontrol (67,8). Hasil uji hipotesis melalui uji-t menunjukkan thitung lebih besar dari t tabel (2,199 > 2,008) dan signifikasinya (0,033) < 0,05, sehingga ada perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara penerapan model pembelajaran pemecahan masalah kontekstual open-ended dengan pendekatan STS dan pembelajaran pemecahan masalah dengan pendekatan PBE siswa SMA Negeri 2 Boyolali Tahun Pelajaran 2012/2013.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
0.cover-daftar isi_fix.pdf
1.BAB I_fix.pdf
2.BAB II_fix.pdf
3.BAB III_fix.pdf
4.BAB IV_fix.pdf
5.BAB V_fix.pdf
IMAGE00010001.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP