Penulis Utama : Windha Risandhi Patmawati
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : D.1510093
Tahun : 2013
Judul : Prosedur Pemberian Kredit Agunan Rumah (Kar) Pada Pt Bank Tabungan Negara (Btn) Persero Kantor Cabang Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - FISIP - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FISIP Prog. DIII Manajemen Administrasi-D.1510093-2013
Subyek : KREDIT BANGUNAN RUMAH
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Perekonomian di masyarakat semakin berkembang dengan melihat tingkat keinginan lebih tinggi dari tingkat kemampuannya, maka perlu adanya sumbersumber penyedia dana guna memenuhi kebutuhan yang semakin berkembang ini. Bank Tabungan Negara merupakan salah satu bank yang bergerak di bidang perkreditan. Banyak kredit yang ditawarkan salah satunya adalah Kredit Agunan Rumah (KAR). KAR ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam penyedia dana kredit untuk kebutuhan yang konsumtif, misal renovasi rumah, sekolah anak. Dalam pemberian kredit, Bank BTN memiliki kriteria khusus untuk dapat memberikan pinjaman kepada nasabah sesuai dengan prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah (KAR) di BTN. Tujuan pengamatan ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah ini di BTN. Jenis pengamatan yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip dari Bank Tabungan Negara. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi atau pengamatan, wawancara dengan narasumber atau informan, dan dengan mengkaji dokumen, buku atau arsip. Tehnik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil pengamatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa prosedur pemberian Kredit Agunan Rumah di BTN ada beberapa tahap , yang pertama adalah tahap permohonan kredit dengan pemohon datang langsung ke BTN membawa berkas-berkas yang diperlukan. Kedua tahap penyidikan dan analisis kredit yakni meliputi survey lapangan (OTS) dan analisa kredit. Ketiga adalah tahap realisasi kredit yakni keputusan bank untuk memberikan pinjaman kepada debitur dengan semua syarat-syarat yang telah dipenuhi oleh debitur sesuai dengan ketentuan bank. Yang keempat adalah tahap pengangsuran dan pelunasan kredit yakni debitur harus memenuhi kewajibannya untuk mengangsur kreditnya sesuai dengan kesepakatan sampai batas waktu jatuh tempo. Saran kepada BTN untuk penataan arsip dokumen kredit agar lebih diperhatikan dan dikelola dengan baik supaya memudahkan dalam pencarian apabila diperlukan mendadak.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
WINDHA RISANDHI P.0052.JPG
cover.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
bab 6.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Herwan Parwiyanto, S. Sos, M. Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP