Penulis Utama : Mahendri Arimurty
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : F.3610065
Tahun : 2013
Judul : Prosedur Pemberian Subsidi Kpr Btn Sejahtera Dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (Flpp) Oleh Pt. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Solo
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Ekonomi Prog. D III Keuangan Dan Perbankan-F.3610065-2013
Subyek : PROSEDUR PEMBERIAN SUBSIDI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian tentang “Prosedur Pemberian Subsidi KPR BTN Sejahtera dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) oleh PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Kantor Cabang Solo” bertujuan untuk mengetahui prosedur, target market, dan perkembangan dari KPRS-FLPP. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan diperoleh dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi pustaka. Metode analisis data yang digunakan penulis adalah model pembahasan deskriptif. Prosedur pemberian KPRS-FLPP Bank BTN menerapkan 9 (sembilan) tahap yang harus dijalani oleh calon debitur. Kelompok sasaran dari KPRS-FLPP adalah pemohon KPR Sejahtera yang termasuk dalam kelompok MBR dan MBM. Perkembangan jumlah nasabah yang kreditnya telah terealisasi setiap tahunnya berbeda-beda, di bank BTN Cabang Solo sendiri pada tahun 2009 KPRS-FLPP yang terealisasi meningkat, sedangkan pada tahun 2010 meningkat secara signifikan. Tahun 2011 dan 2012 realisasi KPRS-FLPP mengalami penurunan. Selama lima tahun mulai dari tahun 2008-2012 jumlah KPRS-FLPP yang terealisasi cenderung turun. Penurunan jumlah nasabah ini disebabkan oleh adanya peraturan KPRS-FLPP yang baru, selain itu kurangnya pasokan rumah dari pengembang. Hal ini tentu saja tidak sebanding dengan besarnya kebutuhan perumahan.Penurunan jumlah nasabah ini disebabkan oleh adanya peraturan KPRS-FLPP yang baru, selain itu kurangnya pasokan rumah dari pengembang. Hal ini tentu saja tidak sebanding dengan besarnya kebutuhan perumahan. Saran yang diberikan yaitu perlunya Bank BTN menambah penyebaran informasi yang lebih detail, dapat melalui penyebaran brosur yang lengkap, sehingga tidak ada keraguan dari pihak calon debitur untuk mengajukan permohonan kredit, perlu adanya sosialisasi tentang KPRS-FLPP, perlu adanya pertimbangan untuk memberikan jangka waktu yang lebih lama kepada masyarakat MBR dan MBM, selain itu perlu adanya asuransi kredit untuk menghindari risiko dari debitur yang meninggal sebelum angsurannya lunas, dan perlunya Bank BTN menambah kerjasama dengan pengembang.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
MAHENDRI ARIMURTY0200.JPG
cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Supriyono, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis