Penulis Utama : Antonia Febriyanti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Penentuan pola produksi optimal pada produksi kain batik printing pada perusahaan batik Rembulan Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak . Ekonomi - 2007
Kolasi : XIII, 54 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi Program DIII Jur Manajemen Industri-F.3504002-2007
Subyek : MANAJEMEN PRODUKSI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK

Penentuan pola produksi optimal merupakan masalah yang penting dalam suatu perusahaan, karena menjadi dasar bagi perusahaan dalam menentukan dan merencanakan kebutuhan dan tingkat produksi perusahaan. Ada tiga macam pola produksi yaitu: pola produksi konstan, pola produksi bergelombang dan pola produksi moderat. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil ramalan penjualan tahun 2007 dan untuk mengetahui pola produksi optimal yang tepat untuk diterapkan pada perusahaan Batik Rembulan.

Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Batik Rembulan yang berlokasi di jalan Parangkesin nomor 38 Sondakan, Surakarta. Dalam melakukan analisis data yang ada dalam perusahaan yang sesuai dengan pokok permasalahan , maka teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis incremental cost yaitu suatu analisis yang mempertimbangkan biaya-biaya tambahan yang muncul dalam proses produksi dari masimg-masing alternative pola produksi yang ada. Biaya-biaya yang dipertimbangkan adalah biaya simpan, biaya lembur, biaya perputaran tenaga kerja dan biaya subkontrak. Sedangkan untuk menentukan pola penjualan yang ada dalam perusahaan dilakukan ramalan penjualan dengan metode exponential smoothing Alpha 0.5.

Hasildari ramalan penjuan kain batik printing dari bulan Januari sampai Desember tahun 2007 adalah 21.625,7 meter, 29.970,7 meter, 23.872,5 meter, 13.436,2 meter, 10.301,3 meter, 14.049,4 meter, 17.850,4 meter, 22.316,6 meter, 25.665,7 meter, 26.902,9 meter, 25.655,3 meter, 21.815,6 meter. Dengan demikian pola penjualan yang dimiliki perusahaan adalah berfluktuasi. Sedangkan hasil analisis incremental cost pada pola produksi konstan memiliki biaya tambahan sebesar Rp 9.350.946, pada pola produksi bergelombang sebesar Rp 14.599.725 dan pada pola produksi moderat memiliki biaya tambahan sebesar Rp 4.805.442.

Dari hasil analisis yang ada penulis menyarankan bagi perusahaan untuk menerapkan pola produksi moderat pada produksi tahun 2007 dan melakukan peramalan penjualan tiap periodenya.

File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Sunaryanto
Catatan Umum : 7014/2007
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis