Penulis Utama : Michael Ricky
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Analisis pengaruh leverage terhadap risiko sistematis ( studi kasus pada perusahaan-perusahaan manufaktur di Bursa Efek Jakarta )
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2007
Kolasi : xi, 60 hal.
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Manajemen-F.0202086-2007
Subyek : LEVERAGE
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Seorang investor akan mempertimbangkan risiko dengan return investasi sebelum memutuskan menginvestasikan dananya di pasar modal dengan membeli sekuritas yang diperdagangkan di bursa. Yang dimaksud dengan resiko investasi dalam hal ini adalah penyimpangan hasil yang diperoleh terhadap hasil yang diharapkan atau dengan kata lain terdapatnya kemungkinan terjadinya peristiwa yang tidak menguntungkan terhadap investasinya. Risiko pada investasi terbagi dalam dua kelompok dasar yaitu risiko sistematis dan risiko tidak sistematis. Risiko sistematis merupakan risiko yang mempengaruhi semua perusahaan dan tidak bisa didiversifikasikan sedangkan risiko tidak sistematis merupakan risiko yang mempengaruhi satu atau sekelompok kecil perusahaan dan dapat didiversifikasikan. Dengan anggapan bahwa semua investor bertindak rasional dan melakukan diversifikasi maka risiko yang relevan bagi investor adalah risiko sistematis. Return merupakan hasil pengembalian yang diharapkan dari suatu investasi. Semakin tinggi risiko investasi tersebut, maka semakin tinggi pula tingkat keuntungan yang diharapkan oleh investor. Leverage merupakan rasio jumlah utang dengan jumlah aktiva, yang mencerminkan struktur finansial dari suatu perusahaan atau mencerminkan cara bagaimana aktiva-aktiva perusahaan dibelanjai. Semakin besar jumlah modal sendiri modal sendiri yang dimiliki oleh suatu perusahaan maka akan memperbesar kemampuan perusahaan dalam menanggung risiko usaha perusahaan tersebut. Sehingga semakin kecil leverage maka risiko yang dimiliki oleh perusahaan akan semakin kecil. Penelitian ini meneliti tentang pengaruh dan hubungan leverage dengan risiko sistematis. Dalam penelitian ini, risiko sistematis (beta saham) dihitung dengan meregresi return saham dengan return pasar (return IHSG) sedangkan leverage dihitung dengan rasio antara total hutang dengan total aktiva. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) selama tahun 2001-2005. Kriteria yang digunakan dalam pemilihan sampel adalah perusahaan-perusahaan yang mempunyai data dan laporan keuangan yang lengkap dan jelas, memiliki Equity Positif, dan cukup aktif di bursa. Besarnya risiko sistematis (beta saham) perusahaan yang diperoleh dari hasil pengolahan data bervariasi berkisar antara 0,004 hingga 0,815 dengan rata¬-rata beta saham sebesar 0,459. Sedangkan besarnya leverage berkisar antara 0,160 hingga 0,999 dengan rata-rata leverage sebesar 0,489. Dengan menggunakan analisis regresi maka diperoleh hasil penelitian yang menunjukkan bahwa leverage memiliki pengaruh yang signifikan dengan risiko sistematis. Dari analisis korelasi diperoleh basil bahwa leverage memiliki hubungan yang cukup erat dengan risiko sistematis dengan arah hubungan yang searah. Dari hasil penelitian, diharapkan investor juga melihat struktur modal (rasio hutang) perusahaan. Investor harus selektif dalam memilih investasi saham dan mengharapkan terjaminnya keberlangsungan hidup perusahaan dengan melihat masalah-masalah fundamental khususnya struktur modal perusahaan dan faktor fundamental lainnya seperti likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan. Dan bagi perusahaan, agar mengantisipasi risiko yang timbul akibat besarnya proporsi hutang yang dimilikinya dan supaya mengurangi proporsi hutangnya apabila risiko sistematis (beta saham) tidak sebanding dengan rasio hutang.
File Dokumen : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Atmadji, MM
Catatan Umum : 6629/2007
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis