Penulis Utama : Nidika Sawitri
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : I0509032
Tahun : 2013
Judul : Prarancangan Pabrik Zat Warna Alami Dari Buah Manrove (Rhizophora Mucronata) Kapasitas 3.750 Ton/Tahun
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Teknik - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Teknik Prog. D III Teknik Kimia-I0509032-2013
Subyek : ZAT WARNA ALAMI
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Zat warna alami adalah zat warna (pigmen) yang diperoleh dari tumbuhan atau hewan. Zat warna ini secara konvensional telah digunakan sejak dahulu sebagai pewarna tekstil, makanan, dan kosmetik. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan zat warna adalah buah mangrove jenis Rhizophora mucronata. Buah ini mengandung zat warna tanin yang berwarna coklat. Pabrik zat warna alami dari buah mangrove (Rhizopora mucronata) akan didirikan di Bontang, Kalimantan Timur pada tahun 2017 dengan kapasitas 3.750 ton/tahun. Pembuatan zat warna alami ini melalui 3 tahap yaitu tahap persiapan bahan baku, ekstraksi, serta pemurnian produk. Pada tahap persiapan bahan baku, buah mangrove dicacah untuk diperkecil ukurannya sekitar 1-2 cm. Setelah itu, buah mangrove yang telah dicacah dikeringkan dengan menggunakan belt dryer untuk mengurangi kadar air dari 51,18% menjadi 10%. Tahap ekstraksi dilakukan dalam ekstraktor tangki berpengaduk menggunakan pelarut air dengan kondisi operasi suhu 95,330C dan tekanan 1 atm. Tahap pemurnian produk, larutan ekstrak yang terbentuk dimurnikan dengan dievaporasi pada suhu 1000C dan tekanan 1 atm sampai kandungan airnya 50%. Setelah itu pemurnian produk dilanjutkan dengan pembentukan serbuk menggunakan spray dryer pada suhu 900C dan tekanan 1 atm sampai kandungan air di dalam produk 4%. Unit pendukung proses meliputi unit pengadaan air (proses, umpan boiler, konsumsi umum & sanitasi) yang bersumber dari Selat Makassar dengan kebutuhan sebesar 678.590,52 kg/jam, unit pengadaan steam dengan kebutuhan umpan boiler 240.724,22 kg/jam, unit pengadaan listrik sebesar 1.056,5 kW dari generator, unit pengadaan bahan bakar batubara 1.728,65 kg/jam dan IDO 0,25 L/kWh, unit pengadaan udara tekan sebesar 70 m3/jam. Limbah cair dibuang ke laut. Limbah padat dapat dijual dan limbah gas dibuang ke udara bebas. Pabrik juga didukung dengan laboratorium yang berfungsi untuk mengontrol kualitas bahan baku (spektrofotometer, oven), produk (Oven) dan proses produksi (spektrofotometer). Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas dengan struktur line and staff. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 174 orang. Hasil analisis ekonomi didapatkan Rate of Return (ROI) sebesar 58,13% sebelum pajak dan 43,60% sesudah pajak. Pay Out Time (POT) didapatkan sebesar 1,49 tahun sebelum pajak dan 1,9 tahun sesudah pajak. Break Even Point (BEP) sebesar 41,33%, Shut Down Point (SDP) sebesar 30,23%, dan Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 35,54%. Dari hasil analisa ekonomi dapat disimpulkan pabrik zat warna alami layak didirikan.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
bab 0.pdf
Microsoft Word - BAB I PENDAHULUAN.pdf
Microsoft Word - BAB II DESKRIPSI PROSES.pdf
Microsoft Word - BAB III SPESIFIKASI ALAT.pdf
Microsoft Word - BAB IV UNIT PENDUKUNG PROSES.pdf
Microsoft Word - BAB V MANAJEMEN PERUSAHAAN.pdf
Microsoft Word - BAB VI Analisa Ekonomi.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Paryanto, M.S.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik