Penulis Utama : Anita Suharyati
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H.0809011
Tahun : 2013
Judul : Strategi Bersaing Jahe Instan Produk Cv. Intrafood
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Pertanian - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Pertanian Prodi.Agribisnis-H.0809011-2013
Subyek : JAHE INSTAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Jahe instan merupakan salah satu produk minuman yang memiliki persaingan perdagangan. Hal tersebut ditunjukkan dengan semakin banyaknya merek produk minuman jahe instan yang beredar dipasaran. CV. Intrafood sebagai perusahaan penghasil jahe instan, memerlukan strategi yang digunakan untuk mempertahankan usahanya dalam merebut pasar serta dapat mengetahui tindakan yang tepat yang harus dilakukan agar memiliki keunggulan bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik jahe instan produk CV. Intrafood, mengetahui posisi bersaing jahe instan produk CV. Intrafood, serta merumuskan strategi bersaing yang bisa diterapkan CV. Intrafood dalam memasarkan produk jahe instan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode penentuan lokasi menggunakan metode purposive (sengaja). Jenis data yang digunakan dalam penelitian adala data primer dan data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis CPM (competitive profile matrix) dan perceptual mapping. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik jahe instan produk CV. Intrafood adalah warna penyajian cokelat, aroma jahe begitu kuat, kekentalan cairannya cukup pekat, rasa jahe begitu kuat terasa dan rasa manis tidak berlebihan, dari segi manfaat yaitu sensasi hangat dan pedas begitu kuat, dari segi after taste yaitu tidak menimbulkan efek pahit, nama merek kurang dikenal, dan penulisan tipografi merek menarik, desain kemasan corak batiknya sudah dikenal, visualisasi gambar jahe kurang, mudah dibuka, kualitas kemasan tidak kaku, warna kemasan batik kecoklatan, kinerja produk terkesan lengket dengan kemasan, kelengkapan label pada kemasan masih kurang. Hasil analisis CPM posisi jahe instan produk CV Intrafood yaitu jahe instan A menempati posisi nomor 2 diantara ketiga pesaingnya. Jahe instan produk CV. Intrafood memiliki total skor lebih tinggi (2,9242) dibanding produk Jahe instan C (1,5909) dan produk jahe instan D (1,5303). Total skor tertinggi diduduki oleh produk jahe instan B yaitu sebesar 3,5758,. Strategi yang dapat diterapkan dalam persaingan jahe instan produk CV. Intrafood adalah mempertahankan manfaat pada produk jahe instan yaitu kehangatan dan tingkat kepedasannya, benchmark tampilan warna penyajian jahe instan seperti jahe instan C, benchmark aroma, kekentalan, rasa, after taste dengan pesaing utama (jahe instan B) serta benchmark nama merek, desain kemasan, kualitas kemasan, warna kemasan, kinerja produk dalam kemasan, dan kelengkapan label dengan pesaing utama (jahe instan B). Saran yang dapat diberikan mengenai persaingan produk jahe instan CV. Intrafood antara lain sebagai berikut: merubah ijin edar produk yang semula P-IRT menjadi POM TR, mencantumkan khasiat/manfaat konkrit dari mengkonsumsi produk jahe instan, mempromosikan perusahaan dan produk jahe instan dengan cara mensosialiasikan melalui iklan di media cetak dan elektronik sehingga diharapkan masyarakat mengenal dan mengetahui jahe instan beserta manfaatnya, mengoptimalkan layanan konsumen pada label kemasan dengan menyediakan saluran komunikasi baik dalam bentuk alamat surat, nomor layanan telepon, website serta alamat email.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
ANITA SUHARYATI0244.JPG
cover.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Mohd. Harisudin, M.Si
2. Emi Widiyanti, S.P, M.Si
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian