Penulis Utama : Dyah Puspitasari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E.0007117
Tahun : 2013
Judul : Pelaksanaan Perjanjian Pemberian Kredit Usaha Rakyat(Kur) Tanpa Jaminan Bagi Usaha Mikro Dan Upaya Penyelesaian Terhadap Risiko Wanprestasi
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.Hukum - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Hukum Jur. Ilmu Hukum-E.0007117-2013
Subyek : KREDIT USAHA RAKYAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Usaha Mikro di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Solo dan untuk mengetahui upaya penyelesaian yang dilakukan oleh bank apabila debitur melakukan wanprestasi dalam pelaksanaan perjanjian Kredit Usaha Rakyat (KUR). Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang bersifat deskriptif. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan menggunakan alat pengumpulan data berupa wawancara terarah (directive interview) serta data sekunder yang diperoleh dari bahan kepustakaan. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisa kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian penulis bahwa pelaksanaan perjanjian pemberian Kredit Usaha Rakyat di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Solo melalui beberapa tahap yaitu permohonan kredit, analisa kredit, pemberian putusan kredit, perjanjian kredit, dan pencairan kredit. Upaya yang dilakukan oleh bank apabila debitur melakukan wanprestasi adalah dengan melakukan penyelamatan-penyelamatan terlebih dahulu, yang apabila tidak berhasil akan dilakukan upaya terakhir yaitu dengan mengajukan klaim penjaminan kepada perusahaan penjamin (Askrindo atau Jamkrindo) dengan memenuhui persyaratan-persyaratan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh perusahaan penjamin. Kendala-kendala yang dihadapi bank dalam pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat adalah yang pertama mengenai masalah pembukuan yang tidak tertata atau bahkan tidak ada, bank akan memberitahukan mengenai pembukuan yang benar, dan bila perlu bank juga dapat membantu membuatkan pembukuan tersebut. Kendala kedua mengenai aspek legal, solusinya pihak bank akan memberikan informasi mengenai cara-cara memperoleh surat-surat kelengkapan tersebut. Kendala ketiga mengenai terbatasnya pengetahuan pemohon Kredit Usaha Rakyat dalam hal memperoleh pinjaman dari bank, maka bank akan menjelaskan mengenai cara pengajuan dan persyaratan-persyaratannya.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
IMAGE0008.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Djuwityastuti, S. H., M. H.,
2. Diana Tantri C, S. H., M. Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum