Penulis Utama : Yeny Ristaning Belawati
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : G.0009214
Tahun : 2012
Judul : Hubungan antara fatty liver dengan hipertensi sistemik di rsud dr moewardi di Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2012
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0009214-2012
Subyek : FATTY LIVER
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang: Fatty liver merupakan proses akumulasi lemak pada hati mulai dari steatosis sederhana sampai nonalcoholic steatohepatitis (NASH) dan sirosis. Steastosis sederhana merupakan bentuk paling umum dan jinak, sebaliknya NASH merupakan kondisi yang berpotensi serius. Hal tersebut bisa dilihat dari hasil pemeriksaan laboratorium darah, seperti peningkatan kadar ALT, GGT, alkalin fosfatase, ferritin dan gangguan tes fungsi hepar yang lain. Hipertensi merupakan salah satu kondisi gangguan metabolik dan melalui mekanisme yang belum diketahui terdapat dugaan ada hubugan antara fatty liver dengan hipertensi sistemik. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yaitu 20 pasien fatty liver dan 20 pasien non-fatty liver. Lokasi penelitian di Instalasi Radiologi RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Waktu penelitian pada bulan Juni 2012. Pengambilan data dilakukan dengan melihat hasil pemeriksaan USG abdomen fokus hepar dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter yang dilakukan oleh peneliti. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square untuk melihat hubungan antara kedua variabel dan menggunakan uji Odds Ratio untuk melihat kekuatan hubungan antarvariabel. Data diolah dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) 17.00 for Windows. Hasil Penelitian: Berdasarkan penghitungan statistik, menunjukkan hubungan secara signifikan antara fatty liver dengan hipertensi sistemik (p < 0,05). Dari penghitungan Odds Ratio dapat diketahui pasien fatty liver memiliki risiko untuk mengalami hipertensi sistemik 7 kali lebih besar daripada pasien non-fatty liver (OR = 7). Simpulan tersebut dibuat setelah mengontrol umur, namun belum mengontrol predisposisi genetik, intake natrium, dan pengaruh obesitas. Simpulan Penelitian: Terdapat hubungan antara fatty liver dengan hipertensi sistemik di RSUD Dr. Moewardi di Surakarta, pasien fatty liver memiliki risiko mengalami hipertensi sistemik sebanyak 7 kali lebih besar disbanding pasien non-fatty liver Kata kunci : Fatty Liver, Hipertensi Sistemik, USG Abdomen
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
IMAGE0011.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Widiastuti, dr. Sp. Rad (K)
2. Balgis, dr. M.Sc, CMFM, AIFM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran