Penulis Utama : Pritami
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : G.0010152
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh Ekstrak Biji Kedelai Putih (Glycine Max) Terhadap Waktu Kematian Cacing Gelang Babi (Ascaris Suum) In Vitro
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Kedokteran Jur. Kedokteran-G.0010152-2013
Subyek : EKSTRAK BIJI KEDELAI PUTIH (GLYCINE MAX)
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar Belakang: Biji Kedelai Putih (Glycine max) mengandung saponin dan tripsin inhibitor yang telah diketahui memiliki efek antihelmintik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji Kedelai Putih (Glycine max) terhadap waktu kematian Ascaris suum In Vitro. Metode Penelitian: Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan menggunakan rancangan penelitian the post test only controlled group design. Subyek Penelitian adalah Ascaris suum dengan kriteria jantan atau betina yang masih hidup dan aktif bergerak dengan ukuran cacing 15-35 cm. Teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Subjek dibagi dalam 6 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 cacing, replikasi dilakukan sebanyak 4 kali. Kelompok kontrol negatif menggunakan larutan NaCl 0,9%, kelompok kontrol positif menggunakan pirantel pamoat 5 mg/ml sedangkan kelompok perlakuan terdiri dari ekstrak biji Kedelai Putih (Glycine max) konsentrasi 60%, 70%, 80%, dan 90%. Cacing direndam dalam larutan uji sebanyak 25 ml dan diinkubasi pada suhu 37°C. Pengamatan dilakukan tiap 10 menit dan dihitung waktu kematian semua cacing yang mati. Data dianalisis dengan korelasi Pearson dan uji regresi linier. Hasil penelitian: Hasil pengamatan rerata waktu kematian total Ascaris suum, kontrol negatif selama 2817,5 menit, kontrol positif 42,5 menit, konsentrasi 60%, 70%, 80%, 90% selama 422,5 menit, 370 menit, 300 menit, dan 255 menit. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan hubungan yang sangat erat antara konsentrasi ekstrak dengan waktu kematian cacing dengan koefisien korelasi 0.962 bertanda negatif. Hasil uji regresi linier menunjukkan hasil yang signifikan (p < 0.001) dengan persamaan regresi yaitu Y = 2653,400 – 30,340 X dan R Square sebesar 0.926. Simpulan penelitian: Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji Kedelai Putih (Glycine max) mempengaruhi waktu kematian cacing gelang babi (Ascaris suum) In Vitro, peningkatan konsentrasi ekstrak berbanding terbalik dengan waktu kematian cacing.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 6.pdf
bab 5.pdf
IMAGE0008.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran