Penulis Utama : Atika Ekayana
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : H0809018
Tahun : 2013
Judul : Analisis Hubungan Proporsi Pengeluaran Dan Konsumsi Pangan Dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Agribisnis-H0809018-2013
Subyek : KETAHANAN PANGAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Penelitian ini bertujuan mengetahui besar proporsi pengeluaran konsumsi pangan terhadap pengeluaran rumah tangga petani, besar konsumsi energi dan protein rumah tangga petani di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul, mengetahui hubungan antara proporsi pengeluaran konsumsi pangan dari total pengeluaran dengan konsumsi energi rumah tangga petani, kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani di Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul berdasarkan indikator proporsi pengeluaran pangan dan kecukupan konsumsi energi. Metode dasar penelitian adalah deskriptif analitis dengan menggunakan teknik survei. Penelitian dilakukan di Desa Panggungharjo dan Desa Pendowoharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul yang lokasi ini dipilih secara purposive. Sampel yang diambil dalam penelitian ini yaitu 60 Rumah Tangga Petani padi sawah di dua desa yaitu Desa Panggungharjo dan Desa Pendowoharjo dengan penentuan jumlah sampel secara proporsional. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik wawancara, pencatatan dan observasi. Analisis perhitungan yang digunakan adalah analisis pendapatan, pengeluaran konsumsi dan proporsi pengeluaran pangan berbanding dengan proporsi total pengeluaran pangan. Untuk menilai konsumsi pangan secara kuantitatif digunakan parameter Tingkat Konsumsi Energi (TKE) dan Tingkat Konsumsi Protein (TKP), untuk dapat melihat hubungan antara pengeluaran pangan dengan konsumsi energi menggunakan metode koefisien korelasi Pearson atau Product Moment Coefficient of Correlation serta dalam menentukan tingkat ketahanan pangan ditentukan dengan menggunakan indikator pangsa pengeluaran pangan dan kecukupan konsumsi energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata besar proporsi pengeluaran konsumsi pangan adalah sebesar 58,13% atau sebesar Rp 1.029.220,- dan proporsi untuk pengeluaran non pangan sebesar 41,87% atau rata-rata pengeluaran sebesar Rp 741.071,-.Untuk rata-rata konsumsi energi rumah tangga petani adalah sebesar 8.054,17 kkal/rumah tangga/hari, rata-rata konsumsi protein rumah tangga petani yaitu sebesar 213,57 kkal/rumah tangga/hari dengan hubungan antara pengeluaran pangan dengan tingkat konsumsi energi menunjukan koefisien korelasinya sebesar -0,035, ini menunjukkan keeratan hubungan yang sangat rendah. Kondisi Ketahanan pangan rumah tangga adalah rawan pangan sebesar 53,33% (32 rumah tangga petani), status kurang pangan sebesar 41,67% (25 rumah tangga petani), sebesar 3,33% berstatus rentan pangan (2 rumah tangga petani) dari total rumah tangga dan status tahan pangan sebesar 1,67% (1 rumah tangga petani).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
IMAGE0028.JPG
Microsoft Word - HALAMAN DEPAN.pdf
Microsoft Word - BAB I.pdf
Microsoft Word - BAB II.pdf
Microsoft Word - BAB III.pdf
Microsoft Word - BAB IV.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Eny Lestari., MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian