Penulis Utama : Satria Wardana
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : G.0009197
Tahun : 2013
Judul : Pengaruh Pemberian Topikal Ekstrak Daun Binahong (Anredera Cordifolia (Ten.) Steenis) Terhadap Luasan Serabut Kolagen Dalam Penyembuhan Luka Sayat Kulit Derajat 3 Pada Tikus Putih Wistar (Rattus norvegicus)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Kedokteran - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-F.Kedokteran -G.0009197-2013
Subyek : PENYEMBUHAN LUKA SAYAT
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Latar belakang : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi pemberian ekstrak daun binahong (Anredera coedifolia (Ten.) Steenis) sebagai herbal berkhasiat obat dalam penyembuhan luka sayat. Penelitian ini dilakukan secara uji laboratorik In Vivo dengan menggunakan hewan coba tikus putih Wistar (Rattus novergicus) model luka sayat. Metode Penelitian: Bagian punggung tikus dibuat luka sayat dengan panjang 2 cm dan kedalaman 0,5 cm. Tikus dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif dengan sayatan dan tanpa perlakuan, kelompok kontrol positif dengan sayatan dan diolesai gel Bioplasenton®, dan tiga kelompok perlakuan dengan sayatan dan diolesi gel ekstrak daun binahong dengan dosis 2,5%, 5%, dan 10% secara berurutan. Pengolesan dilakukan dua kali sehari selama lima hari. Tikus dikorbankan pada hari ke-5. Pengamatan makroskopis luka dilakukan dengan Bates-Jensen Wound Assessment Tool pada hari ke-5 dan diikuti pemeriksaan histopatologi. Tampilan luasan serabut kolagen diamati dengan pengecatan Van Giesson. Luasan serabut kolagen diukur dengan ImageJ®. Data yang terkumpul diuji dengan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian : Skor tampilan makroskopis luka menunjukkan perbedaan rerata yang tidak signifikan dengan p > 0,05. Hasil perhitungan luasan serabut kolagen menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok kontrol negatif (61,77 + 3,96 %) dengan kelompok perlakuan dosis 5% (74,19 + 3,95 %) dengan p < 0,05. Simpulan: Gel ekstrak binahong tidak mempengaruhi tampilan makroskopis luka, akan tetapi dosis 5% merupakan dosis optimum dalam peningkatan luasan serabut kolagen dalam penyembuhan luka sayat kulit derajat 3 pada tikus putih Wistar.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
COVER.pdf
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
BAB VI.pdf
SATRIA WARDANA0237.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. 3. Riza Novierta Pesik, dr., M.Kes.,
2. 4. Brian Wasita, dr.,Ph. D.,
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran