Penulis Utama : Burhan Sidqi
Penulis Tambahan : 1.
2.
NIM / NIP : K.4609025
Tahun : 2013
Judul : Efek Aplikasi Permainan Hole Ball Terhadap Peningkatan Keterampilan Gerak Kasar Siswa Kelas V Sd Negeri 3 Kedungupit Kecamatan Sragen Kabupaten Sragen Tahun Pelajaran 2012/2013
Edisi :
Imprint : Surakarta - F.KIP - 2013
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP Jur. Pendidikan Olahraga dan Kesehatan-K.4609025-2013
Subyek : KETERAMPILAN GERAK KASAR
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan prosedur cara bermain hole ball dan untuk meningkatkan keterampilan gerak kasar pada siswa kelas V SD Negeri 3 Kedungupit Sragen tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi (PEK). Penelitian dilaksanakan dengan desain Matching Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Kedungupit yang berjumlah 36 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 18 siswa dan kelompok eksperimen sebanyak 18 siswa. Teknik pengumpulan data dengan tes TGMD 2 (Ulrich, D.A. (2000), tes membuat keputusan taktik dan pelaksanaan keterampilan yaitu dengan GPAI (Game Performance Assesment Instrument) dan lembar observasi atau lembar pengamatan. Analisis data dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan SPSS Versi 18. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Hole ball merupakan suatu permainan hasil pengembangan dari teknik dasar lempar tangkap bola kecil yang dikemas ke dalam bentuk permainan olahraga. Bentuk lapangan hole ball adalah persegi panjang dengan perbandingan panjang dan lebar adalah 2:1 seumpama panjang lapangan 30 m maka lebar lapangan adalah 15 m dan setiap tim terdiri dari 9 orang. Dari segi proses penerapan pembelajaran permainan hole ball pada siswa kelas V SD Negeri 3 Kedungupit Sragen adalah efektif, keefektifan penerapan permainan hole ball ditunjukkan oleh hasil analisis data yaitu analisis data dengan lembar observasi terhadap kegiatan siswa dalam proses pembelajaran selama 12 kali pertemuan, bahwa sebagian besar siswa termasuk dalam kategori baik sekali sebanyak 3 siswa atau 16.66%, kategori baik sebanyak 7 siswa atau 38.88%, kategori cukup sebanyak 4 siswa atau 22.22% dan kategori sedang berjumlah 4 siswa atau 22.22%. Dalam pembelajaran konvensional tidak dapat dilaksanakan observasi saat pembelajaran berlangsung, karena pembelajaran tidak terdesain dengan rinci sebagaimana pada kelompok eksperimen diterapkan adalah efektif, dari hasil kuesioner permainan hole ball dapat diambil kesimpulan bahwa respon siswa dari proses pembelajaran positif sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan bahwa Respon siswa dikatakan positif, jika persentase minimal 80%. Dari segi produk pembelajaran permainan hole ball pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Telihat dari sebelum diberi perlakuan atau pretest, rata-rata keterampilan gerak kasar siswa sebesar 43.39 dan setalah diberi perlakuan meningkat menjadi 62.72, sedangkan pada kelompok kontrol sebelum diberi perlakuan atau pretest rata-rata keterampilan Gerak Kasar siswa sebesar 44.11 dan setalah diberi perlakuan meningkat menjadi 50.67. Disarankan seorang guru penjasorkes menggunakan permainan hole ball untuk meningkatkan keterampilan gerak kasar, karena setelah diadakan penelitian ini keterampilan gerak kasar siswa meningkat. Hole ball dapat digunakan sebagai olahraga alternatif bola kecil yang dapat diberikan kepada siswa, karena siswa merasa antusias dalam permainan ini. Sebagai guru penjasorkes hendaknya memasyarakatkan permainan hole ball, karena termasuk olahraga baru. Untuk peneliti yang lain disarankan untuk menambah observer yang sangat minim.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
cover.pdf
bab 1.pdf
bab 2.pdf
bab 3.pdf
bab 4.pdf
bab 5.pdf
IMAGE0009.JPG
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP