Penulis Utama : Rini Indriastuti
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Optimalisasi dalam pengadaan bahan baku di PT. Air Mancur
Edisi :
Imprint : Surakarta - Universitas Sebelas Maret - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak.Ekonomi NIM.F3501065-2004
Subyek : BAHAN MENTAH (POKOK)
Jenis Dokumen : Laporan Tugas Akhir (D III)
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Dalam suatu perusahaan yang melaksanakan pengawasan persediaan bahan baku, adanya efisiensi biaya persediaan bahan baku merupakan langkah penghematan yang sangat berarti bagi perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem pengawasan persediaan bahan baku yang dilaksanakan perusahaan, jumlah pembelian bahan baku yang ekonomis, jumlah persediaan bahan baku yang optimal, titik pemesanan kembali yang tepat. Selama ini pelaksanaan pengawasan persediaan bahan baku simplesia di PT. Air Mancur didasarkan pada perkiraan dan kebiasaan yang sudah dilakukan, bukan berdasarkan pada perhitungan persediaan yang sistematis.

Penelitian yang penulis lakukan menggunakan metode atau analisis Economic Order Quantity atau EOQ untuk mengetahui secara labih tepat pengaturan persediaan bahan baku yaitu berapa jumlah dan frekuensi pemesanan bahan baku yang paling ekonomis. Selain itu penulis juga menggunakan analisis safety stock untuk mengetahui kapan perusahaan harus melakukan pemesanan kembali. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data persediaan bahan baku tahun 2003.

Dari analisis yang penulis lakukan dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Berdasar analisis EOQ, pembelian ekonomis untuk bahan baku simplesia tahun 2003 adalah sebesar 463.178,59 kg. Sementara frekuensi pemesanan tahun 2003 adalah 3 kali setahun. Menurut kebijaksanaan perusahaan, pembelian ekonomis untuk bahan baku simplesia tahun 2003 adalah sebesar 107.547,77 kg. Sementara frekuensi pemesanan menurut kebijaksanaan perusahaan pada tahun 2003 adalah 12 kali pemesanan.

2. Menurut hasil analisis persediaan penyelamat adalah sebesar 128.796,11 kg. sedangkan menurut perusahaan, selama ini tidak pernah mengadakan sistem persediaan penyelamat.

3. Titik pemesanan kembali (ROP) menurut hasil analisis adalah sebesar 148.350,25 kg. Sedangkan perusahaan tidak menerapkan reorder point.

Dapat disimpulkan bahwa pengawasan persediaan bahan baku yang dilaksanakan perusahaan berdasarkan perkiraan dan kebiasaan ternyata belum efisien. Selain itu, adanya penghematan biaya yang cukup besar bila menggunakan pendekatan EOQ. Oleh karena itu, penulis menyarankan agar pelaksanaan pengawasan persediaan bahan baku pada perusahaan jamu PT. Air Mancur dapat menggunakan metode EOQ.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis