Penulis Utama : Nina Astiningrum
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2006
Judul : Kebijakan Mangkunagoro VII dalam pembangunan perkotaan di Praja Mangkunegaran tahun 1916-1944
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2006
Kolasi : xvii, 110 hal.
Sumber : UNS-FSSR Jurusan Ilmu Sejarah NIM.C0501045
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu : (1) Faktor-faktor apa yang mendorong pembangunan sarana perkotaan di wilayah Praja Mangkunegaran Tahun 1916-1944 ? (2) Apa konsep filosofis pembangunan di Praja Mangkunegaran Tahun 1916-1944 ? (3) Kebijakan apa saja yang diambil Mangkunagoro VII untuk memajukan kondisi perkotaan di Praja Mangkunegaran Tahun 1916 – 1944 ? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendorong diadakannya pembangunan perkotaan di wilayah Praja Mangkunegaran pada tahun 1916 – 1944. (2) Memahami konsep filosofis yang dianut bagi pembangunan di wilayah Praja Mangkunegaran tahun 1916-1944.(3) Mengetahui dan menjelaskan kebijakan Mangkunagoro VII untuk memperbaiki dan memajukan kondisi perkotaan di Praja Mangkunegaran, tahun 1916 - 1944. Penelitian ini merupakan penelitian Sejarah sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi, heuristik, kritik sumber baik intern maupun ekstern, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumen dan studi pustaka. Teknik analisa data diskriptif artinya memaparkan suatu fenomena beserta ciri-cirinya secara khusus yang terdapat dalam fenomena itu, dan analisis adalah usaha untuk menganalisa dan menginterpretasikan data-data yang berhubungan dengan topik permasalahan. Dengan sendirinya studi tidak hanya mempermasalahkan apa, dimana, kapan, tetapi lebih jauh lagi juga mempermasalahkan bagaimana dan mengapa suatu peristiwa dapat terjadi. Dari analisa itu dapat disimpulkan beberapa hal yaitu bahwa ada tiga faktor yang mempengaruhi kebijakan Mangkunagoro VII yaitu : faktor politik, ekonomi, dan sosial. Konsep filosofis pembangunan di Praja Mangkunegaran adalah konsep Tri Dharma yang lahir sejak masa Mangkunagoro I. Ketiga konsep itu adalah : Mulat sarira hangrasa wani,Wajib melu handarbeni, Wajib melu hangrungkebi. Selama masa pemerintahannya Mangkunagoro VII melakukan rintisan awal diberbagai bidang, baik bidang pendidikan, irigasi, dan transportasi. Pembangunan di bidang irigasi ditandai dengan membangun lima waduk : Kedung Uling, Plumbon, cengklik, Jombor dan Tirtomarto. Mangkunagoro VII juga membangun berbagai sarana antara lain : Taman Tirtonadi, Partimah Park, Partinituin, dan Partimah Bosch.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Soedarmono,S.U
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa