Penulis Utama : Bakdal Ginanjar
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Pertanyaan tidak langsung bahasa indonesia dalam novel indonesia karya pengarang jawa
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2007
Kolasi : xvi, 165 hal.
Sumber : UNS-FSSR Jurusan Sastra Indonesia NIM.C0202015
Subyek : NOVEL
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini meliputi tiga hal: (1) bagaimanakah maksud penutur (speaker meaning) dalam tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa?, (2) bagaimanakah efek perlokusi yang dihasilkan tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa?, dan (3) bagaimanakah tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa merealisasikan kesopanan berbahasa? Tujuan penelitian ini adalah (1) mendekripsikan maksud penutur dalam tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa, (2) mendeskripsikan efek perlokusi yang dihasilkan tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa, dan (3) mendeskripsikan realisasi kesopanan berbahasa melalui tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia yang terdapat pada novel Indonesia karya pengarang Jawa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Bentuk penelitiannya adalah deskriptif. Populasi penelitian mencakup seluruh tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia dalam novel Indonesia karya pengarang Jawa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel bertujuan (purposive sampling). Teknik pengumpulan data memakai teknik catat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan pragmatik. Metode analisis yang dipakai adalah metode kontekstual dan analisis cara-tujuan. Simpulan penelitian ini mencakup tiga hal. Pertama, tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia dalam novel Indonesia karya pengarang Jawa mengandung dua puluh macam maksud penutur yang terbagi menjadi empat jenis tindak ilokusi, yaitu (a) asertif yang meliputi maksud menolak dan meyakini, (b) direktif yang mencakup maksud memerintah, meminta, menantang, mendesak, dan memprotes, (c) komisif yang meliputi maksud menawarkan dan mengancam, serta (d) ekspresif yang meliputi maksud heran, tidak percaya, pasrah, khawatir, gembira, mengejek, kecewa, marah, menyombongkan diri, merendahkan diri, dan basa-basi. Kedua, efek perlokusi yang dihasilkan tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia dalam novel Indonesia karya pengarang Jawa dibedakan menjadi tiga, yaitu (a) efek membuat lawan tutur percaya yang dihasilkan dari maksud meyakini, (b) efek membuat lawan tutur melakukan sesuatu yang dihasilkan dari maksud memerintah, meminta, memprotes, menantang, mendesak, dan marah, serta (c) efek menakuti lawan tutur yang dihasilkan dari maksud mengancam. Ketiga, tuturan pertanyaan tidak langsung bahasa Indonesia dalam novel Indonesia karya pengarang Jawa dapat merealisasikan kesopanan berbahasa dalam enam macam maksud penutur: (a) menolak, (b) memerintah, (c) meminta, (d) menantang, (e) mendesak, dan (f) memprotes.
File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Drs. Kaswan Darmadi, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa