Penulis Utama : Saory Nataliantie
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Pengujian estimasi beta saham : studi empiris pada perusahaan menufaktur sebelum krisis moneter
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Ekonomi UNS - 2004
Kolasi : 53 hal.
Sumber : UNS-Fak. Ekonomi NIM.F0399067-2004
Subyek : SAHAM
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya stabilitas beta saham dan mengukur kinerja metode estimasi beta saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta sebelum krisis moneter. Estimasi beta saham dihitung dengan menggunakan tiga metode estimasi beta saham yaitu metode OLS, metode Blume (1971), metode Vasicek (1973), dan metode Brooks dan Faff (1997a, b). Penyesuaian terhadap harga saham dilakukan pada perusahaan yang melakukan corporate action berupa stock split, bonus share/stock dividend, dan right issue.

Sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 69 perusahaan, yang diambil dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta pada bulan Januari 1992 sampai dengan bulan Juni 1997. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa harga saham individual, indeks harga saham gabungan, dan listing history yang diambil dari Pusat Data Pasar Modal UGM dan ICMD.

Analisis data dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji korelasi product moment dan uji korelasi rank-order. Pengujian hipotesis dan pengukuran besarnya korelasi dilakukan antar waktu sebanyak enam kali pada masing masing metode estimasi yaitu tahun 1994 – 1995, 1994 – 1996, 1994 – 1997, 1995 – 1996, 1995 – 1997, dan terakhir 1996 – 1997. Pengukuran kinerja estimasi beta saham pada tiap metode estimasi dilakukan dengan menghitung mean square error (MSE) per tahun estimasi yaitu tahun 1994 sampai dengan tahun 1997, yang kemudian diuraikan menjadi tiga komponen bias, inefisiensi, dan random error untuk mengetahui penyebab pergerakan beta saham.

Hasil yang diperoleh dari analisis data dan pengujian hipotesis menunjukkan adanya stabilitas beta saham pada masing-masing metode estimasi beta saham pada keseluruhan pengukuran antar waktu. Hal ini berarti membuktikan bahwa terdapat korelasi antara beta historis dengan beta di masa depan. Hasil pengujian ini juga menunjukkan bahwa beta Vasicek (1973) memiliki korelasi yang paling tinggi. MSE yang diperoleh pada keseluruhan pengukuran antar waktu menunjukkan bahwa metode Brooks dan Faff (1997a, b) menghasilkan estimasi yang paling baik dibandingkan dengan metode OLS, metode Blume (1971), dan metode Vasicek (1973). Penguraian menjadi tiga komponen penyebab pergerakan nilai beta mengindikasikan bahwa ketidakakuratan estimasi beta cenderung diakibatkan oleh random error.

Kata kunci : beta, stabilitas, mean square error

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing :
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis