Penulis Utama : Sumarsono
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2007
Judul : Dinamika Gerakan Kiri di Kota Praja Semarang Tahun 1914 - 1926
Edisi :
Imprint : SURAKARTA - FSSR - 2007
Kolasi : XV,75
Sumber : UNS-FSSR JURUSAN ILMU SEJARAH-NIM:C0501058
Subyek :
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : 2007. Dinamika Gerakan Kiri di Kota Praja SemarangTahun1914-1926. Skripsi: Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret Surakarta.2007 Sejarah kota Semarang tidak bisa lepas dari tumbuhnya gerakan kiri di Indonesia. Dimulai dari datangnya seorang Belanda bernama Henk Snevliet, seorang propaganda komunis yang mampu membangkitkan semangat sosialis. Diteruskan oleh tokoh-tokoh kiri seperti Semaun, Darsono, Tan Malaka yang mengobarkan idealisme kiri. Semarang yang pada masa itu telah menjadi salah satu kota yang berbasis industri, yang membuatnya menjadi kota yang modern pada saat itu. Penelitian ini merupakan penelitian sejarah yang memberikan gambaran utuh dan gambaran detailnya, karenanya menggunakan studi pustaka, agar mendapatkan data yang benar-benar valid (aktual dan faktual) serta teruji kebenarannya. Sebagaimana penjelasan di atas metode pengumpulan data dilakukan dengan cara (1) menentukan sumber data; (2) teknis analistis data; (3) analisis data. Analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif, dimana data dianalisis selama kegiatan penelitian berlangsung dan dilakukan secara terus menerus dari awal hingga akhir penelitian. Sehingga data-data yang didapat memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Pengaruh komunis di kota Semarang pada Awal abad-20 sangat kental. Tokoh-tokoh gerakan kiri telah menyusup dan mengendalikan dari dalam organisasi-organisasi masa. Mereka adalah propaganda-propaganda yang handal. Terinspirasi oleh gerakan Bolhelviks di Rusia mereka memberontak terhadap pemerintahan Kolonial. Walaupun berhasil dipadamkan, tetapi semangat dan keberanian mereka patut dihargai sebagai usaha dalam mencapai kemerdekaan. Terbentuknya organisasi-organisasi berbasis buruh ataupun masa yang berhaluan kiri banyak bermunculan di Semarang pada waktu itu.Terjadi banyak pemogokan ataupun usaha sabotase yang dilakukan kelompok masa gerakan kiri dengan cara menyusup ke dalam organisasi-organisasi masa. Dengan cara pengendalian dari dalam organisasi tersebut. Mereka bisa memanfaatkan kondisi masyarakat yang telah jemu dengan nasib mereka. Cara-cara dan propaganda orang-orang komunis memang mendapat simpati masyarakat yang haus akan kehidupan yang lebih layak. Propaganda mereka tentang hidup yang lebih baik, telah memebuka mata sebagian rakayat untuk berusaha memberontak terhadap Pemerintah Hindia Belanda.
File Dokumen : Tidak ada file dalam dokumen ini.
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dra. Sri Sayekti, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa