Penulis Utama : Budi Widaryanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Aspek tematis dalam novel ketika lampu berwarna merah karya Hamsad Rangkuti (sebuah tinjauan structural)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Sastra UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-Fak. Sastra NIM.C0296019-2004
Subyek : FIKSI INDONESIA
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Penelitian ini berjudul Aspek Tematis Dalam Novel ”Ketika Lampu Berwarna Merah” Karya Hamsad Rangkuti (Sebuah Tinjauan Struktural). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif terhadap aspek tematis yang terdapat dalam novel tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap unsur-unsur struktural dalam novel yang membangun makna totalitas.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan membaca, mempelajari data-data secara berulang-ulang. Teknik pengolahan data dengan melalui tahap-tahap deskripsi data, klasifikasi data, analisis data, tahap interpretasi dan tahap evaluasi. Teknik penarikan kesimpulan dalam penelitian ini menggunakan teknik induktif.

Analisis struktural dimaksudkan untuk mengungkap struktur novel Ketika Lampu Berwarna Merah (selanjutnya disingkat KLBM) yang saling mendukung. Unsur-unsur tersebut meliputi tema, penokohan, alur dan latar. Penelitian ini akan mengungkap aspek tematis yang terdapat pada novel tersebut. Aspek tematis tersebut meliputi: (1) Tema tingkat fisik yang disampaikan pengarang adalah kegiatan keseharian tokoh-tokohnya, (2) Tema tingkat organik yang disampaikan pengarang adalah keadaan kejiwaan atau psikologis tokohnya dalam menyikapi kehidupan sebagai masyarakat pinggiran, (3) Tema tingkat sosial yang disampaikan pengarang adalah akan selalu ada hubungan atasan bawahan, masyarakat miskin dan yang mampu, masalah politik dan propaganda yang dilakukan oleh pengusaha, (4) Tema tingkat egoik atau persona yang disampaikan pengarang adalah manusia merupakan makhluk individu yang menuntut pengakuan hak individualitas. Pengarang juga mengungkapkan betapa semena-menanya orang yang berkuasa, (5) Tema tingkat divine atau manusia sebagai makhluk tingkat tinggi. Pengarang mengungkapkan hubungan manusia dengan penciptanya, masalah religiusitas, dan masalah yang bersifat filosifis, pandangan hidup, visi, dan keyakinan masyarakatnya. Tokoh yang akan diungkapkan adalah tokoh-tokoh yang mendukung jalan cerita, antara lain : Basri, Pipin, Kartijo, dan Sulistinah.

Adapun latar yang terdapat dalam KLBM meliputi latar tempat yaitu di perempatan lampu merah, Ibukota Jakarta. Waktu terjadinya peristiwa dalam KLBM adalah pada tahun 1970-an ketika DKI Jakarta di bawah pemerintahan Gubernur Ali Sadikin. Di tahun 1970-an itu terjadi Pengosongan daerah pemukiman petani Wonogiri yang daerahnya terkena lokasi waduk Gajah Mungkur dan semua penduduknya bertransmigrasi ke Sitiung. Latar sosial budaya dalam novel KLBM adalah kehidupan serombongan pengemis yang  menggambarkan bahwa di Ibukota Jakarta itu, tidak semuanya bisa sukses seperti yang diharapkan. Ternyata banyak juga sisi-sisi kemiskinan yang bisa diungkapkan di Jakarta. Kehidupan yang digambarkan di KLBM adalah menceritakan masalah-masalah yang dialami oleh penduduk yang tersisih dan terbuang di tengah kemajuan ibu kota.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Murtini, M.S
2. Asep Yudha Wirajaya, S.S.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa