Penulis Utama : Siti Muslimatiningsih Diah Susilowati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Perang abolisi dan dampaknya terhadap kehidupan sosial-ekonomi penduduk Amerika Serikat (1861-1865)
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP UNS - 2004
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP NIM.K4497037-2004
Subyek : AMERIKA SERIKAT-KONDISI EKONOMI KEPENDUDUKAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) latar belakang perang Abolisi, (2) jalannya perang Abolisi, (3) dampak perang Abolisi terhadap kehidupan sosial ekonomi penduduk Amerika Serikat 1861-1865.

Sejalan dengan tujuan yang diteliti, maka penelitian ini menggunakan metode historis atau metode sejarah. Metode ini mempunyai beberapa langkah yang harus dilalui yaitu : heuristik, kritik, Interpretasi dan historiografi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis historis yaitu analisis yang mengutamakan ketajaman teori dan intepretasi dari data sejarah yang telah diperoleh.

Berdasarkan pada hasil penelitian maka dapat diambil suatu kesimpulan : (1) Sistem perbudakan di Amerika Serikat ternyata menimbulkan masalah bagi negara itu, karena di Amerika Serikat, terdapat perbedaan akan kepentingan dan pertentangan ekonomi dan politik, sehingga menimbulkan pro dan kontra tentang pandangan terhadap orang Negro, sehingga menimbulkan perang besar. Adanya sistem perbudakan terutama sekali di daerah Selatan, hanya menyebabkan penderitaan bagi sebagian besar orang Negro sehingga mendorong terjadinya konflik di Amerika Serikat. (2) Perang Abolisi di Amerika Serikat diawali dari insiden di Carleston untuk mempertahankan Benteng federal di Sumter. Setelah penyerangan terhadap Benteng Sumter beberapa negara bagian yang semula setia kepada Uni, berturut-turut melepaskan diri dan bergabung dengan Konfederasi. Dalam melawan Selatan yang membentuk Konfeferasi, Abraham Licoln memerintahkan kepada Jendral Mc Dowell untuk melakukan tindakan secepatnya. Pada tanggal 1 Juni 1963 Abraham Lincoln mengeluarkan “Proklamasi Emansipasi”, yang bertujuan untuk membebaskan budak-budak di seluruh Amerika Serikat. Pada tangal 5 April 1865 Jenderal Lee menyerah di Appomantox. Dengan kemenangan di pihak Abraham Licoln berarti telah berhasil memelihara kesatuan Amerika Serikat (3) Terjadinya konflik di Amerika Serikat ternyata membawa dampak terhadap penduduk Amerika Serikat, sehingga penduduk Amerika Serikat mengalami perubahan dalam bidang sosial dan ekonomi. Dampak dari perang Abolisi ini adalah hancurnya negara bagian Selatan dalam segala bidang, sehingga diadakan rekonstruksi guna memperbaiki negara bagian Selatan. Disatukannya kembali negara bagian yang memberontak ke dalam Uni, orang-orang Negro dibebaskan, diberi hak sebagai warga negara Amerika Serikat, serta diberi hak pilih dalam pemilu. Akan tetapi orang-orang kulit putih dari Selatan masih berusaha untuk memperalat orang-orang Negro untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Sutiyah M.Pd, M. Hum
2. Drs. A. Arif Musadad, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP