Penulis Utama : Sri Maryani
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : studi tentang perkawinan di bawah umur ditinjau dari undang-undang no.1 tahum 1974 didesa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar tahun 2002
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP UNS - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-FKIP NIM.K6498038-2003
Subyek : PERKAWINAN-UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui keabsahan surat nikah bagi perkawinan di bawah umur di desa Tengklik  Kecamatan Tawangmangu, (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong masyarakat desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu menikah di bawah umur, (3) untuk mengetahui peran aparat desa Tengklik dalam mensikapi perkawinan di bawah umur.

            Dengan tujuan tersebut di atas, maka metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dan sampel yang digunakan adalah desa Tengklik, kelurahan Tengklik dan kantor Urusan Agama Tawangmangu Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik model analisis interaktif.

         Kesimpulan yang didapat dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa (1) bagi masyarakat desa Tengklik yang menikah di bawah umur surat nikahnya tidak sah karena menyalahi undang-undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974 pasal 7 ayat 1 dan 2, tetapi menurut masyarakat desa Tengklik surat nikahnya sah karena sudah menuakan umur mereka. (2) kecenderungan masyarakat untuk melakukan perkawinan di bawah umur di sebabkan oleh faktor kebanggaan dalam mendekatkan hubungan keluarga, faktor pendidikan, faktor pengaruh tradisi serta adat kebiasaan, faktor kurangnya pengetahuan serta kesadaran masyarakat, faktor keadaan ekonomi dan faktor perbuatan nekat sehingga terjadi hamil di luar nikah. (3) dalam hal mensikapi perkawinan di bawah umur aparat desa Tengklik sudah berusaha mencegah perkawinan di bawah umur tetapi aparat desa Tengklik juga memberikan suatu kelonggaran atau peluang sehingga  masyarakatnya bisa menikah di bawah umur.

            Dengan banyaknya masyarakat desa Tengklik yang menikah di bawah umur dan itu menyebabkan banyak surat nikah yang tidak sah maka aparat desa harus memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai perkawinan di bawah umur dan juga memberi suatu pengertian serta pemahaman bahwa untuk mendekatkan hubungan keluarga tidak harus dengan perkawinan yang memanipulasi umur tetapi bisa dengan cara lain.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Dra. Sri Haryati, M.Pd
2. Drs. Suyatno, M.Pd
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP