Penulis Utama : Fatkhunnizham Asfihany
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2004
Judul : Evaluasi resistensi beberapa kultivar bawang putih (Allium sativum L) terhadap penyakit busuk pangkal
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian UNS - 2004
Kolasi : xii, 39 Hal.:
Sumber : UNS-Fak. Pertanian NIM.H 0100055-2004
Subyek : BAWANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak :

Bawang Putih merupakan komoditas pertanian yang banyak dibutuhkan di dunia. Indonesia merupakan salah satu penghasil bawang putih, namun tingginya permintaan konsumsi bawang putih belum sebanding dengan jumlah produksinya. Oleh karena itu hingga saat ini Indonesia masih mengimpor bawang putih dari luar negeri. Adanya penyakit busuk pangkal pada bawang putih merupakan salah satu penyebabnya. Sulitnya pengendalian menyebabkan petani bawang putih beralih menanam komoditas lain. Pemakaian kultivar tahan merupakan salah satu cara terbaik dan termurah. Oleh karena itu pengujian kultivar tahan dirasa penting sebagai dasar pengembangan pengendalian penyakit busuk pangkal.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji resistensi beberapa kultivar bawang putih terhadap penyakit busuk pangkal yang disebabkan oleh cendawan Fusarium sp. di lapangan. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Januari 2003 hingga bulan Juni 2004 di Kelurahan Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Ada 4 kultivar bawang putih yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, Jowo dan Tawangmangu Baru. Pengujian dilakukan di lahan kondusif atau epidemik penyakit busuk pangkal bawang putih.. Setiap kultivar diulang 7 kali. Sebagai unit perlakuan berupa pertanaman bawang putih seluas 3x0.75m2. Masing-masing petak pengamatan diambil sebanyak 100 tanaman secara mengelompok sebagai sampel. Kejadian penyakit dihitung berdasarkan banyaknya tanaman terserang dari tanaman sampel untuk setiap petak dan keparahan penyakit dihitung dengan menggunakan metode scorring yang dilakukan pada saat panen. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji t taraf 5%.

Hasil penelitian secara umum menunjukkan semua kultivar dapat terserang patogen penyebab penyakit busuk pangkal. Serangan patogen mulai terlihat pada umur 91 HST dan mencapai puncak kejadian penyakit pada 105 HST untuk kultivar Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning Pada kultivar Jowo dan Tawangmangu Baru puncak kejadian penyakit terlihat saat tanaman berumur 119 HST. Laju infeksi untuk kultivar Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning mencapai puncak pada 98 HST, sedang kultivar Jowo dan Tawangmangu Baru pada periode 105 HST. Tingkat keparahan penyakit berturut-turut ditunjukkan Tawangmangu Baru, yang diikuti oleh Jowo, Lumbu Kuning, dan terkecil Lumbu Hijau. Kultivar Lumbu Hijau mempunyai resistensi terbesar terhadap serangan busuk pangkal pada bawang putih, sedang resistensi terkecil ditunjukkan oleh Tawangmangu Baru.

File Dokumen :

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 147

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: page/dok_detail.php

Line Number: 148

abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
File Jurnal : -
Status : Non Public
Pembimbing : 1. Ir. Hadiwiyono, M.Si
2. Ir. Sri Widadi, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian