Penulis Utama : RONY RON HARRIS
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Perancangan mesin parut kelapa hemat energi berdasarkan tinggi anthropometri operator
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Teknik - 2009
Kolasi : xvi, 125 hal.
Sumber : UNS-F. Teknik Jur. Mesin Industri-I.1306507-2009
Subyek : PERANCANGAN MESIN
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Industri kecil katering makanan adalah usaha kecil masyarakat penyedia beberapa jenis masakan. Salah satu bahan baku masakan yang sering diolah adalah daging buah kelapa, dimana proses pengolahan dilakukan dengan cara diparut. Mesin parut kelapa bertenaga listrik yang banyak beredar di Eks Karesidenan Surakarta menggunakan daya listrik 746 Watt, dengan ukuran tinggi mesin berkisar 85 cm sampai dengan 97 cm. Industri kecil katering makanan pada umumnya industri rumah tangga, sehingga terpasang daya listrik 450 Watt, sehingga tidak cukup untuk pengoperasiannya, disamping itu tinggi mesin parut kelapa listrik tersebut bervariasi, maka terdapat kemungkinan tidak sesuai untuk operator. Perancangan baru diperlukan agar mesin parut kelapa hemat energi dapat digunakan pada daya listrik 450 Watt, kemudian tinggi mesin dirancang berdasarkan tinggi anthropometri operator agar nyaman dan aman digunakan. Mesin parut kelapa berfungsi untuk memarut daging buah kelapa dengan putaran rol pemarut sehingga daging buah kelapa terparut. Komponen utama mesin parut kelapa terdiri dari tenaga penggerak, transmisi (penyalur tenaga penggerak), rol pemarut, ruang parut dan rangka mesin. Kekuatan tenaga penggerak akan menentukan ukuran, bentuk dan bahan baku setiap komponen mesin parut kelapa. Ukuran tinggi anthropometri operator untuk perancangan adalah tinggi siku berdiri yang digunakan untuk menentukan ukuran tinggi ruang parut merupakan tinggi mesin parut kelapa. Perancangan mesin parut kelapa agar mampu menghemat energi listrik dilakukan berdasarkan kekuatan tegangan geser daging buah kelapa, sehingga menghasilkan daya listrik terkecil yang dibutuhkan untuk pemarutan dengan baik. Tinggi mesin diperhitungkan berdasarkan tinggi siku berdiri operator, maka mesin parut tersebut dioperasikan dengan posisi tubuh berdiri, agar operator dalam kondisi waspada untuk mendorong daging buah kelapa yang diparut oleh rol pemarut, dan mempermudah operator berpindah tempat untuk memilih dan mencongkel daging buah kelapa sesuai permintaan. Perawatan mesin parut kelapa hasil perancangan dilakukan dengan pelumasan bantalan gelinding, pembersihan ruang parut dan pembersihan rol pemarut.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
bab1.pdf
bab2.pdf
bab3.pdf
bab4.pdf
bab5.pdf
bab6.pdf
dp.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ir. Lobes Herdiman, MT
2. Taufiq Rochman STP, MT
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Teknik