Penulis Utama : Johan Katamsyah
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Konsep art deco dengan makrame untuk perancangan wall hanging ruang tamu
Edisi :
Imprint : Surakarta - FSSR - 2009
Kolasi : xii, 62 hal.
Sumber : UNS-FSSR Jur. Kriya Seni/Tekstil-C.0902014-2009
Subyek : PERANCANGAN RUANG
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Latar belakang perancangan ini adalah: Makrame sebenarnya tergolong pada teknik kerajinan klasik, tetapi pada tahun terakhir ini orang tidak tahu lagi cara pemanfaatannya. Selain untuk membuat kantung jala untuk berbelanja yang menjemukan, orang tidak tahu lagi harus membuat apa dengan makrame itu. Untuk menyikapi keadaan tersebut, dengan melihat bahan alam khususnya serat rami yang ada di pasaran, maka muncul sebuah ide untuk menggarap makrame dengan memanfaatkan serat rami sebagai bahan yang akan dirancang sebagai produk yang memiliki nilai lebih dari sebelumnya, yang berupa hiasan dinding (wall hanging) sebagai pendukung interior yang dijadikan alternatif dalam pemenuhan kebutuhan interior. Dalam proyek tugas akhir ini penulis mengambil gaya Art Deco sebagai sumber ide visual. Ungkapan Art Deco diperkenalkan pertama kali pada tahun 1966 dalam katalog yang diterbitkan oleh Musee des Arts Decoratifs di Paris yang pada saat itu sedang mengadakan pameran dengan tema “Les Annees 25” yang bertujuan untuk meninjau kembali pameran internasional “Exposition des Arts Decoratifs et Industriels Modernes” yang diselenggarakan pada tahun 1925 di Paris. Art Deco adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain. Dalam perjalanannya Art Deco dipengaruhi oleh berbagai macam aliran modern, antara lain kubisme, futurisme dan konstruktivisme serta juga mengambil ide-ide desain kuno misalnya dari Mesir, Siria dan Persia. Seniman Art Deco banyak bereksperimen dengan memakai teknik baru dan material baru, misalnya metal, kaca, bakelit, serta plastik dan menggabungkan dengan penemuan-penemuan baru saat itu, lampu misalnya, karya mereka menggunakan warna-warna yang kuat serta bentuk-bentuk abstrak dan geometris misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan fugur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris. Komposisi elemen-elemennya mayoritas dalam format yang sederhana. Permasalahan yang dibahas dalam Tugas Akhir adalah (1) bagaimana pemecahan visualisasi desain agar dapat mendukung terciptanya suasana ruangan yang lebih nyaman? (2) Bagaimana pengolahan variasi teknik mekrame dengan bahan serat rami untuk perancangan hiasan dinding (wall hanging) sebagai tekstil pendukung initerior ruang tamu? (3) Bagaimana visualisasi desainnya agar dapat dicapai dengan menggunakan teknik makrame? Teknik yang digunakan dalam proyek Tugas Akhir ini adalah teknik makrame. Kata makrame berasal dari kata Arab “Mucharam” (susunan kisi-kisi), kata “makrama” dari Turki yang berarti rumbai-rumbai atau ”migrama” yang artinya penyelesaian (penyempurnaan) garapan lap dan selubung muka dengan simpul. Makrame dari bahasa Perancis digunakan untuk menerangkan bermacam pinggiran pada handuk tangan (Saraswati, 1987: 1-2).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.pdf
BAB II.pdf
BAB III.pdf
BAB IV.pdf
BAB V.pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Achmad Sanusi, M. Sn.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Sastra dan Seni Rupa