Penulis Utama : Febriana Daniaristyawati
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Pengaruh populasi awal Nematoda Puru Akar (Meloidogyne spp.) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) varietas hot beauty dan tm-888
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Pertanian - 2009
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Pertanian Jur. Agronomi-H.0104018-2009
Subyek : POPULASI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Universitas Sebelas Maret.Salah satu jenis nematoda parasit yang banyak menyerang tanaman cabai (Capsicum annuum L.) adalah Meloidogyne spp. (nematoda puru akar), yang mengakibatkan jaringan pembuluh akar menjadi sakit dan rusak. Sehingga perlu dilakukan suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh populasi awal nematoda puru akar yang diinokulasikan terhadap pertumbuhan dan hasil cabai varietas Hot beauty dan TM-888. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai November 2008, di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret dan rumah plastik Dukuh Sapen Rt 01, Rw IX Mojolaban, Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua faktor perlakuan dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu populasi awal nematoda (N) terdiri dari 5 taraf, yaitu: N0 (tanpa inokulasi/ kontrol), N1 (30), N2 (80), N3 (130), N4 (180). Faktor kedua adalah jenis varietas (V), yang terdiri dari 2 taraf, yaitu Hot beauty dan TM-888, sehingga diperoleh 10 kombinasi perlakuan. Data hasil penelitian dianalisis berdasarkan uji F dengan taraf 5%, bila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan DMRT dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan tanpa inokulasi (N0), tinggi tanaman cabai merah tidak mengalami peningkatan tingginya mulai minggu ke 8. Sedangkan pada populasi awal 180 larva (N4) menyebabkan tinggi tanaman stagnan mulai minggu ke 5. Rata-rata buah yang dihasilkan pada perlakuan tanpa inokulasi (N0) bentuknya normal, terbanyak dan tertinggi, yaitu jumlahnya 2 buah dan beratnya 8,97 g, dibanding dengan populasi awal 80 larva (N2) yang bentuk buahnya kuntet, jumlah buah 2, dengan berat buah 2,63 g, dan 130 larva (N3) jumlah buahnya 1,5, dengan berat buah 2,41 g. Sedangkan berat brangkasan segar dan kering akar tidak berbeda nyata.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.pdf
BAB II.pdf
babIII.pdf
IV.pdf
V.pdf
daftar pustaka.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Ir. Subagiya, MP
2. Dr. Ir. Pardono, MS
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian