Penulis Utama : Ananto Suharjo
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi sektor properti di kota Surakarta tahun 2000 - 2007
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2009
Kolasi : xvi, 108 hal.
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Ekonomi Pembangunan-F.0105030-2009
Subyek : INVESTASI
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INVESTASI SEKTOR PROPERTI DI KOTA SURAKARTA TAHUN 2000 – 2007 Investasi sektor properti merupakan salah satu bentuk investasi yang diminati oleh banyak orang, hal tersebut dikarenakan sifatnya yang lebih aman bila dibandingkan dengan bentuk investasi lainnya (seperti: saham, obligasi, waran, opsi dan lainnya) dan juga tidak terlalu cepat dipengaruhi oleh faktor-faktor luar (contohnya: kestabilan perekonomian suatu daerah, pertumbuhan ekonomi suatu daerah, kinerja pemerintah pusat maupun daerah dan lainnya). Krisis Ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997 yang lalu, tidak menjadikan investasi sektor properti di Kota Surakarta terus terpuruk, karena selama periode penelitian yaitu mulai tahun 2000 sampai dengan tahun 2007 terjadi kenaikan yang signifikan terhadap laju pertumbuhan investasi sektor properti. Dengan tingginya tingkat laju pertumbuhan investasi sektor properti di Kota Surakarta setiap tahunnya (selama periode penelitian), menunjukkan bahwa hal tersebut tidak serta merta didukung dengan tersedianya lahan bagi pengembangan kawasan properti di wilayah Kota Surakarta. Permasalahan tersebut menjadi hal yang menarik untuk diteliti, sehingga apakah faktor-faktor ekonomi seperti: inflasi, PDRB sektor konstruksi, pertumbuhan jumlah penduduk dan suku bunga memiliki pengaruh terhadap investasi sektor properti di Kota Surakarta ditengah keterbatasan lahan bagi pengembangan kawasan properti di wilayah Kota Surakarta. Pada penelitian kali ini diajukan hipotesis yaitu: diduga bahwa inflasi mempunyai pengaruh negatif terhadap investasi sektor properti, PDRB sektor konstruksi mempunyai pengaruh positif terhadap investasi sektor properti, pertumbuhan jumlah penduduk mempunyai pengaruh positif terhadap investasi sektor properti dan suku bunga mempunyai pengaruh negatif terhadap investasi sektor properti. Hipotesis tersebut diajukan berdasarkan atas teori-teori yang mendukung serta penelitian-penelitian sebelumnya yang memiliki kesamaan permasalahan yang diteliti. Selanjutnya pada peneltian kali ini digunakan alat analisis dengan metode OLS (Ordinary Least Squares), dimana metode ini dipilih untuk dapat membuktikan kebenaran atas hipotesis yang telah diajukan. Selain itu juga akan dilakukan beberapa pengujian seperti: uji statistik (uji t, uji F dan koefisien determinasi) serta uji asumsi klasik (uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi). Hasil analisis dengan menggunakan derajat signifikansi 5 persen menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap investasi sektor properti, PDRB sektor konstruksi mempunyai pengaruh negatif terhadap investasi sektor properti, pertumbuhan jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap investasi sektor properti dan suku bunga mempunyai pengaruh negatif terhadap investasi sektor properti. Berdasarkan atas hasil penelitian yang telah dilakukan dalam menganalisis pengaruh faktor-faktor ekonomi seperti: inflasi, PDRB sektor konstruksi, pertumbuhan jumlah penduduk dan suku bunga terhadap investasi sektor properti. Maka dapat disimpulkan bahwa inflasi dan pertumbuhan jumlah penduduk tidak mempunyai pengaruh terhadap investasi sektor properti, sedangkan PDRB sektor konstruksi mempunyai pengaruh namun nilainya negatif dan suku bunga mempunyai pengaruh negatif terhadap daya tarik investasi sektor properti. Pengaruh negatif PDRB sektor konstruksi yang ditunjukkan atas hasil penelitian tidak sesuai dengan hipotesis yang diajukan, hal tersebut disebabkan karena terbatasnya lahan bagi pengembangan kawasan properti di wilayah Kota Surakarta. Sehingga dalam hal ini Pemerintah Kota Surakarta diharapkan dapat segera mencari solusi secara efektif dalam menangani keterbatasan lahan tersebut, agar pertumbuhan investasi sektor properti di Kota Surakarta tidak stagnan atau bahkan menurun pada tahun-tahun berikutnya. Kata kunci : Investasi Sektor Properti, Inflasi, PDRB Sektor Konstruksi, Pertumbuhan Jumlah Penduduk, Suku Bunga, OLS (Ordinary Least Squares).
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.rtf
BAB II.rtf
BAB III.rtf
BAB IV.rtf
BAB V.rtf
DAFTAR PUSTAKA.rtf
File Dokumen : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Ibu Dwi Prasetyani, SE, MSi
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis