Penulis Utama : Mochammad Yulistiano
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2003
Judul : Pengukuran Advertising Response Modeling (ARM) iklan televisi dengan endorser selebritis dan non-selebritis (studi pada mahasiswi Universitas Sebelas Maret Surakarta)
Edisi :
Imprint : Surakarta - F. Ekonomi - 2003
Kolasi :
Sumber : UNS-F. Ekonomi Jur. Manajemen-F.0299079-2003
Subyek : ADVERTISING RESPONSE MODELING
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : Meningkatnya jumlah iklan komersial membuat konsumen lebih selektif dalam memilih informasi yang diterima. Hal ini dikarenakan keterbatasan kapasitas memori dan respon kognitif pada saat konsumen menyaksikan sebuah iklan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembentukan minat beli konsumen (purchase intention) terhadap produk iklan endorser selebriti dan non selebriti dipengaruhi oleh respon kognitif (persepsi terhadap produk (product related thought), persepsi terhadap model (source oriented thought), persepsi terhadap iklan (ad execution thought)), dan sikap terhadap merek (brand attitude)serta sikap terhadap iklan (attitude toward the ad). Dan penelitian ini juga untuk mengetahui jalur pemrosesan informasi oleh konsumen (rute central dan rute peripheral). Untuk iklan endorser selebriti digunakan sampel iklan GIV dan untuk iklan non selebriti digunakan iklan DOVE. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh mahsiswi UNS. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling (non probability sampling) dengan tipe judgement sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 70 responden. Penganalisisan data dilakukan melalui tiga metode yaitu penggambaran karakteristik responden, pengujian instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas) dan penganalisisan kuantitatif (regresi linear berganda, uji R2, uji F, dan uji t) dengan nilai p value = 0,05. Hasil dari analisis data diketahui bahwa pembentukan minat beli dipengaruhi oleh respon kognitif dan sikap terhadap merek serta sikap terhadap iklan dalam iklan endorser non selebriti, namun dalam iklan endorser selebriti jalur peripheral tidak terbukti dikarenakan adanya source derogation (sikap ketidaksukaan terhadap model). Untuk iklan endorser selebriti persepsi terhadap model dan sikap terhadap merek yang dominan, sedangkan untuk iklan endorser non selebriti sikap terhadap merek dan sikap terhadap iklan yang dominan. Saran bagi pemasar dan advertising agency adalah bila menggunakan endorser selebriti maka dipertimbangkan nilai yang dapat ditransfer oleh model iklan. Dan untuk penelitian selanjutnya, penambahan jumlah sampel iklan sesuai tingkat keterlibatan konsumen (involvement) dan atau penambahan variabel penelitian merupakan alternatif yang dapat dipertimbangkan.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
babI.pdf
babII.pdf
babIII.pdf
babIV.pdf
babV.pdf
daftar pustaka.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Retno Tanding Suryandari, SE, ME
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Ekonomi dan Bisnis