Penulis Utama : Sarjiyanto
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2009
Judul : Peranan Laksamana Yamamoto dalam perang pasifik tahun 1941-1945
Edisi :
Imprint : Surakarta - FKIP - 2009
Kolasi : xv, 95 hal.
Sumber : UNS-FKIP Lur. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial-K4404043-2009
Subyek : PERANG PASIFIK
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK PERANAN LAKSAMANA YAMAMOTO DALAM PERANG PASIFIK TAHUN 1941-1945. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta, April 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Persiapan Jepang menjelang terjadinya Perang Pasifik, (2) Posisi Yamamoto sebelum terjadinya Perang Pasifik, (3) Peranan Laksamana Yamamoto dalam Perang Pasifik, (4) Dampak terbunuhnya Laksamana Yamamoto terhadap posisi Jepang dalam Perang Pasifik. Penelitian ini menggunakan metode historis. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer, berupa salinan pernyataan bersama pemerintah AS, Inggris dan Hindia Belanda untuk pemerintah Jepang yang dibuat tanggal 16 Agustus 1941, Surat Pribadi Presiden Roosevelt kepada Kaisar Hirohito, foto copy selebaran propaganda tentara AS yang menunjukkan superioritas AS di pekan-pekan terakhir perang, surat kabar New York Times (Selasa, 7 Agustus 1945) dan video rekaman yang menunjukkan serangan armada Dai Nippon ke Pearl Harbor. Sumber sekunder yang digunakan berupa buku, surat kabar, majalah dan artikel internet yang berkaitan dengan judul skripsi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Analisis yang digunakan analisis historis, yaitu analisis yang mengutamakan ketajaman dalam menginterpretasi fakta sejarah melalui pendekatan kerangka pemikiran yang mencakup beberapa teori. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Persiapan Jepang menjelang terjadinya Perang Pasifik adalah: (a) Menetapkan rencana pembentukan Negara Asia Timur Raya. (b) Membentuk negara boneka Manchukuo dalam rangka untuk memperkuat posisi strategi Jepang atas Cina dan Soviet Rusia. (c) Melakukan beberapa perjanjian, seperti: masuk dalam Pakta Tripartite bersama Jerman dan Italia (27 September 1940), melakukan perjanjian netralitas dengan Soviet Rusia (13 April 1941). (d) Memperkuat tentara dan armada militer untuk menghadapi bangsa Barat yang menguasai sebagian Asia; (2) Sebelum terjadi Perang Pasifik, Yamamoto telah memiliki karir militer meliputi: (a) Pengaruh keluarga samurai telah mendidik Yamamoto tampil sebagai pribadi yang kuat dan berkharisma. (b) Prestasi yang bagus sejak masuk Akademi Angkatan Laut dan menempuh pendidikan perwira; (3) Peranan Laksamana Yamamoto dalam Perang Pasifik antara lain: (a) Otak di balik serangan pasukan Jepang ke pangkalan militer AS di Pearl Harbour. (b) Yamamoto merancang Operasi Nanjo untuk menguasai wilayah Asia Tenggara yang kaya bahan mentah serta beberapa pulau strategis di Pasifik Tengah. (c) Memimpin serangan untuk merebut pulau Midway (Battle of Midway); (4) Kematian Laksamana Yamamoto berpengaruh terhadap posisi Jepang dalam Perang Pasifik. (a) Yamamoto tewas pada bulan April tahun 1943 akibat disergap oleh pesawat AS ketika berita kunjungannya ke Pasifik Selatan berhasil diketahui pihak militer AS. (b) Sepeninggal Yamamoto, Jepang sudah tidak pernah lagi melakukan serangan yang bersifat offensif, hingga akhirnya Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I.rtf
BAB II.rtf
BAB III.rtf
BAB IV.rtf
BAB V.rtf
DAFTAR PUSTAKA.rtf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Leo Agung. S, M.Pd,
2. Dra. Sutiyah, M.Pd, M.Hum
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. KIP