Penulis Utama : Puji Akhiriani Wulandari
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP :
Tahun : 2005
Judul : Karyotipe anggota genus Hippeastrum familia amaryllidaceae
Edisi :
Imprint : Surakarta - FMIPA - 2005
Kolasi : xiv, 85 hal.
Sumber : UNS-FMIPA Jur. Biologi-M.0400005-2005
Subyek : KARYOTIPE GENUS
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Abstrak : ABSTRAK Anggota genus Hippeastrum memiliki banyak variasi warna dan corak bunga. Sifat fenotip ini merupakan hasil ekspresi dari sifat genotip yang dipengaruhi oleh lingkungan. Hippeastrum tergolong anggota Familia Amaryllidaceae yang dikenal memiliki ukuran kromosom besar sehingga relatif mudah diamati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan morfologi kromosom, menentukan rumus karyotipe dan peta karyotipe serta menentukan hubungan kekerabatan di antara anggota-anggota genus Hippeastrum berdasarkan karyotipenya. Preparat kromosom dibuat dengan metode squash semi permanen. Bahan yang digunakan adalah ujung akar tanaman H. puniceum, H. pratense, H. vittatum dan H. splendens. Karyotipe dibuat sekurang-kurangnya dari dua foto kromosom tahap metafase dengan fokus mikrofotografi yang berbeda. Diukur panjang absolut (m), indeks sentromer relatif (Ci), perbandingan lengan panjang dan pendek (L/S), panjang keseluruhan kromosom haploid (HCL), indeks asimetri relatif (Asl%), serta perbandingan pasangan kromosom terpanjang dan terpendek (R). Kekerabatan antar spesies ditentukan dengan metode cluster analysis terhadap harga koefisien asosiasinya. Jumlah kromosom pada keempat spesies yang diamati adalah: H. puniceum dan H. pratense 2n = 22, serta H. vittatum dan H. splendens 2n = 44. H. vittatum dan H. splendens dimungkinkan merupakan bentuk tetraploid Hippeastrum dengan jumlah kromosom dasar x = 11. Meskipun jumlah kromosom antar spesies memiliki kesamaan, bentuk kromosom bervariasi antara metasentris dan submetasentris, hanya H. vittatum yang memiliki 1 pasang kromosom subtelosentris. Rumus karyotipe keempat spesies adalah H. puniceum 2n = 7m + 4sm, H.pratense 2n = 5m + 6sm, H. vittatum 2n = 12m + 9sm + 1st dan H. splendens 2n = 11m + 11sm. Perbedaan komposisi pada karyotipe kromosom ini dapat digunakan sebagai sifat pembeda antar spesies. Berdasarkan indeks similaritas yang menyatakan besarnya persamaan sifat antar spesies, diperoleh hubungan dendrogram kekerabatan antar keempat spesies Hippeastrum. Dendrogram kekerabatan genus Hippeastrum berdasarkan karyotipe kromosom mengelompokkan Hippeastrum menjadi 2 yaitu H. puniceum dan H. pratense dan kelompok berikutnya H. vittatum dan H. splendens. Kedua kelompok ini memiliki indeks similaritas 22. Kekerabatan terdekat terjadi antara H. puniceum dan H. pratense dengan indeks similaritas 68, sedangkan H. vittatum dan H. splendens memiliki indeks similaritas 44,7. Hal ini berarti H. puniceum dan H. pratense memiliki lebih banyak persamaan sifat antar spesies dibandingkan antara H. vittatum dan H. splendens.
File Dokumen : abstrak.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I revisi.pdf
BAB II revisi.pdf
BAB III revisi.pdf
BAB IV revisi.pdf
BAB V revisi.pdf
DAFTAR PUSTAKA revisi.pdf
File Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Drs. Marsusi, M.S.
2. Ahmad Dwi Setyawan, S.Si.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. MIPA